Category: Berita

https://blora.kemenag.go.id/category/berita/

  • Bupati Blora Buka Porsadin ke 6

    Bupati Blora Buka Porsadin ke 6

    Blora – Pekan Olahraga Santri Diniyah (Porsadin) tingkat Kabupaten Blora yang ke-6 dilaksanakan pada Minggu, 3 Juli 2022 bertempat di MTs PSM Randublatung.

    Dalam kegiatan Porsadin ini, menurut Ketua FKDT Kabupaten Blora Cuk Suwartono mengungkapkan dalam Porsadin tahun ini mengusung beberapa bidang yang dilombakan, antara lain bidang akademik, seni dan olahraga.

    Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi atas terselenggarakannya Porsadin ke-6 sekaligus terima kasih kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) yang turut andil dalam sesarengan mbangun Blora.

    “Saat ini Pemkab sedang menyusun Perda Tentang Pesantren. Ini bentuk komitmen kami terhadap pengembangan SDM pesantren, madin maupun TPQ.” kata Bupati

    Di penghujung sambutannya, Arief Rohman mengucapkan selamat bertanding dan ia berharap dengan kegiatan Porsadin lahirlah atlet-atlet profesional.

    Tampak hadir dalam kegiatan pembukaan Porsadin, Bupati Blora, Ketua Umum DPP FKDT, DPRD Provinsi Jawa Tengah Denny Septiviant, DPRD Kabupaten Blora Ahmad Labib Hilmy dan Seksi PD Pontren Kemenag Blora.(humas)

  • Kemenag Blora Gelar FGD Revitalisasi KUA

    Kemenag Blora Gelar FGD Revitalisasi KUA

    Blora – Rabu (29/6), melalui Seksi Bimas Islam pada Kankemenag Kab. Blora menggelar Focus Group Discussion Revitalisasi KUA. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blora, H. M. Kafit diikuti Kepala KUA,Plt Kasi Bimas Islam Imam Sofwan, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam.

    Dalam sambutannya M. Kafit menuturkan bahwa revitalisaai KUA merupakan salah satu program prioritas Kemenag untuk mewujudkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat guna meningkatkan kualitas umat beragama.

    “Revitalisasi tidak hanya dalam pembangunan fisik saja, namun meliputi penyempurnaan standar pelayanan publik pada KUA Kecamatan, transformasi digital dan penguatan program capacity building terhadap petugas -petugas di KUA, seperti penghulu dan penyuluh,” ujar M.Kafit

    Selanjutnya, berdasarkan KMA 758 Tahun 2021 tentang Program Revitalisasi KUA, Kakankemenag memandu jalannya FGD Penguatan Program Revitalisasi KUA dengan mengangkat 5 tema yaitu:
    (1) Penguatan Organisasi dan Peningkatan Kapasitas SDM;

    (2) Optimalisasi dan Digitalisasi Layanan sesuai dengan 9 Tugas dan Fungsi KUA;

    (3) Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman dan Program Kerja Berkesinambungan;

    (4) Membangun Kerjasama Strategis Lintas Sektoral;

    (5) Pemetaan Masalah pada Kebijakan Batas Minimal Usia Perkawinan.

    Dalam kegiatan ini bertindak sebagai narasumber, M. Kafit Kakankemenag Kabupaten Blora dan Nur Habibah Penyusun Program dan Anggaran Bidang Urais Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

    Di penghujung acara, Kakankemenag didampingi Plt Kasi Bimas Islam dan Analis Kepagawaian menyerahkan Surat Tugas Plt KUA Kecamatan Jepon Suryani Kamali dan Plt KUA Kecamatan Randublatung Shofi’i. (humas)

  • Agar Menjadi Keluarga Samawa, Begini Pesan Kakankemenag Kepada Catin

    Agar Menjadi Keluarga Samawa, Begini Pesan Kakankemenag Kepada Catin

    Blora – Dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga di kalangan masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora melalui Seksi Bimas Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon pengantin untuk angkatan XVIII pada Senin (27/6). 

    Pada sambutannya, Suryani Kamali selaku Kepala KUA Kecamatan Ngawen mengatakan bahwa kegiatan bimbingan pernikahan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan tentang kehidupan berumah tangga.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag, Kasubbag TU sekaligus Plt Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA Ngawen, adapun pesertanya sebanyak 15 pasang calon pengantin.

    Dalam arahan, Kakankemenag Kabupaten Blora M.Kafit berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesiapan calon pengantin secara lahir maupun batin sebelum memasuki kehidupan berkeluarga dan meningkatkan kualitas generasi muda bangsa di masa depan dengan meminimalisir perceraian.

    “Melalui kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin angkatan delapan belas ini diharapkan para peserta dapat mempunyai bekal pengetahuan kehidupan berumah tangga, lebih dewasa dalam menyikapi konflik kehidupan berkeluarga, mempunyai ilmu tentang kesehatan keluarga sehingga dapat melahirkan generasi yang sholih-sholihah serta berkualitas.” kata M.Kafit

    Pesannya, proses mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah (samawa) pada dasarnya adalah adanya sikap saling memahami tugas masing-masing dalam keluarga berlandaskan rasa keterbukaan, karena tidak ada keluarga yang mulus tanpa konflik, dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan bijak.

    Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan ini mencakup Perkenalan dan Kontrak Belajar, Memenuhi Kebutuhan Keluarga, Mengelola Dinamika Perkawinan dan Keluarga, Menjaga Kesehatan Reproduksi Keluarga, Mempersiapkan Perkawinan yang Kokoh menuju Keluarga Sakinah, Mengelola Konflik dan Membangun Ketahanan Keluarga, Mempersiapkan Generasi Berkualitas dan Refleksi dan Evaluasi.

    Sedangkan sebagai fasilitator kegiatan ini adalah Iffa Dila, Penyuluh Agama Islam Kemenag Blora. (nn)

  • Penyerahan Pemutakhiran Izin Operasional Pondok Pesantren, Kakankemenag Himbau Pengasuh Ponpes Kuasai Teknologi

    Penyerahan Pemutakhiran Izin Operasional Pondok Pesantren, Kakankemenag Himbau Pengasuh Ponpes Kuasai Teknologi

    Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, M. Kafit didampingi Kasi PD Pontren, Immawan Eko Fakhrudin lakukan Pembinaan dan Penyerahan Pemutakhiran Izin Operasional Pondok Pesantren di Kabupaten Blora. 

    Sesuai dengan Peraturan Menteri  Agama  Nomor  30 Tahun  2020  tentang  Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren mewajibkan seluruh  Pesantren baik yang telah didirikan maupun yang akan didirikan memiliki izin terdaftar pada  Kementerian Agama.   Izin  terdaftar bagi  Pesantren diwujudkan dalam  bentuk  Piagam  Statistik Pesantren (PSP)  yang sedikitnya   memuat   Nomor    Statistik   Pesantren   (NSP),    Nama Pesantren, Alamat  Pesantren, dan Pendiri  Pesantren.

    Dalam keterangannya, Kasi PD Pontren, Immawan Eko Fakhrudin mengatakan izin    terdaftar   bagi    Pesantren   berlaku     sepanjang   Pesantren memenuhi ketentuan pendirian Pesantren. Meski  demikian, Pesantren diharap  melakukan pemutakhiran (updating)  data disamping juga untuk  memudahkan upaya  pembinaan dan peningkatan  Pesantren  pada   layanan  aplikasi   Education Management Information System  (EMIS)  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

    Pada hari ini, Selasa (21/6) Kepala Kemenag Blora menyerahkan Pemutakhiran Izin Operasional kepada 43 Pondok Pesantren di Kabupaten Blora. Penyerahan ini dilaksanakan di Gedung PLHUT Kemenag Blora. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kemenag didampingi Kasi PD Pontren. 

    Selanjutnya, Kakankemenag menghimbau kepada pondok pesantren untuk dapat menguasai teknologi. Hal ini berguna dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang harus mengikuti laju jaman. Apalagi saat ini setiap program dan kegiatan harus didukung dengan data akurat dan cepat, disinilah peran teknologi informasi dibutuhkan.

    “Saat ini agar data yang ada akurat sumber data yang diambil satu pintu melalui EMIS. Misal ada bantuan atau pendataan semuanya menggunakan aplikasi. Misalnya ada Simba untuk bantuan inkubasi, aplikasi SIKaP untuk bantuan intensif dari kemenag pusat. Semua serba online” terang M. Kafit

    Oleh karena itu, ia menegaskan kepada para pengasuh pondok pesantren bahwa  setiap lembaga dapat melakukan input data dengan aplikasi tersebut, karena bantuan pemerintah melalui Kementerian Agama didasarkan pada aplikasi online seperti EMIS, SiMBA dan SIKaP. Jadi, pondok pesantren diharapkan dapat menguasai teknologi. (nn)

  • Pertemuan Rutin DWP Kemenag Blora, Sosialisasi Kanker Serviks Hingga Penanganan PMK

    Pertemuan Rutin DWP Kemenag Blora, Sosialisasi Kanker Serviks Hingga Penanganan PMK

    Blora – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Jum’at (17/6) menggelar pertemuan rutin yang dilaksanakan di Gedung PLHUT lantai 2.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DWP, Ibu Zahratun Hafidz, Istri para Kasi, Kepala KUA serta pegawai di lingkungan Kankemenag Kab. Blora.

    Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita, dilanjutkan kultum oleh Penyuluh Agama Islam Iffa Dila, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua DWP serta Sosialisasi tentang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal sebagai Foot and Mouth Disease.

    Dalam sambutannya, Zahratun mengajak kepada para anggota untuk berperan aktif dalam kegiatan yang telah diprogramkan, peran Dharma Wanita bukan hanya mendampingi suami tapi mempunyai mandat yang sangat penting dalam keberhasilan suatu organisasi serta mengambil hikmah sehingga terjalin kerja sama satu sama lain dalam membangun citra positif instansi.

    Selain itu, dalam rangka menindaklanjuti zoom meeting yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Kemenag RI pada 14 Juni 2022, Zahratun Hafidz menyampaikan untuk melakukan pencegahan kanker serviks dan payudara. Ia mengedukasi bahaya kanker serviks dan payudara yang harus diwaspadai sejak dini.

    “Kanker serviks dan payudara ini sangat berbahaya dan perlu diwaspadai, namun hal inipun dapat dicegah dengan pola hidup sehat.” ucapnya

    Kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Iffa Dila, S.HI dan Sosialisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal sebagai Foot and Mouth Disease yang disampaikan oleh M. Santoso Budi dari Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora.

    “Menjelang idul adha, apabila Ibu-ibu akan memasak daging kurban maka syarat mutlak daging harus direbus terlebih dahulu.” kata Santoso

    Lanjutnya, merebus daging sebelum diolah dilakukan untuk berjaga-jaga agar terhindar dari penyakit. Meskipun PMK bersifat tidak menular ke manusia, ia menghimbau untuk tetap berhati-hati dalam mengolah daging.

    Dalam kesempatan tersebut Santoso juga memberikan edukasi terkait penanganan dan pengendalian PMK. 

    “Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal sebagai Foot and Mouth Disease adalah penyakit hewan menular yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau maupun kambing. Penyakit ini dapat menyebar cepat dengan persentase 100% dalam satu populasi. Adapun untuk mengendalikannya, ibu-ibu dapat membersihkan kandang dengan menggunakan asam sitrat, asam asetat dengan konsentrasi 1%, bisa juga yang mudah kita temukan menggunakan gamping atau njet.” ujar Santoso

    Di penghujung acara, ia memberikan informasi terkait cara menangani PMK tersebut yaitu dengan membersihkan kandang dengan menyemprotkan asam sitrat ke lantai atau area kandang ternak. Adapun hewan yang sudah terinfeksi PMK, disarankan kotorannya diberi asam sitrat atau bahan yang telah direkomendasikan. (humas)

  • Khataman dan Imtihan MI Al Muslimiyah Metode Ummi

    Khataman dan Imtihan MI Al Muslimiyah Metode Ummi

    Blora – “Setelah lulus dari MI Al Muslimiyah ini, teruslah belajar ke Madrasah Tsanawiyah atau sambil mondok, yang sudah hafal Juz 30 lanjutkan dengan Juz yang lain.” ucap Kakankemenag Kab. Blora dalam kegiatan Khataman dan Imtihan Al Qur’an Metode Ummi di MI Al Muslimiyah Kec. Randublatung.

    Kegiatan yang disaksikan oleh seluruh keluarga besar MI Al Muslimiyah ini diawali dengan khataman dan dilanjutkan uji publik kemampuan peserta dalam membaca Al-Qur’an. Dalam uji publik, para wali peserta maupun pejabat Kemenag berkesempatan menguji peserta baik dari sisi tartil, tajwid, gharib dan tahfiz.

    Kegiatan uji publik berjalan lancar dan ini membuktikan bahwa para peserta sudah menguasai materi dengan baik.

    Usai uji publik, panitia menyerahkan sertifikat kepada peserta serta memberikan penghargaan bagi beberapa peserta terbaik. 

    “Khataman dan imtihan yang dilaksanakan di MI Al Muslimiyah Kecamatan Randublatung ini merupakan pelaksanaan yang kelima. Dua tahun yang lalu tidak bisa melaksanakan karena ada covid-19. Alhamdulillah tahun ini bisa kembali dilaksanakan.” jelas Saerozi Kepala MI Al Islamiyah

    Adapun yang hadir dalam kegiatan ini M. Kafit Kakankemenag Kab. Blora, Mohamad Toha Mustofa Kabag Kesra, Abdul Munif Perwakilan Pokjawas, Forkopimcam, serta wali santri.

    Kakankemenag mengapresiasi kegiatan ini, ia berharap kepada para siswa untuk cinta Al-Qur’an dan berakhlakul karimah, serta diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. (nn)

Skip to content