Minggu (05/08), Ketua Kwartir Cabang Blora Slamet Pamuji meberangkatkan Kontingen Jambore Madrasah Tsanawiyah Kab. Blora untuk mengikuti Jambore Pramuka Madrasah Tsnawiyah Tingkat Jawa Tengah tahun 2024 di Buper Bumi Adhi Kec. Bumi Aji Kabupaten Jepara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kak Slamet Pamuji didampingi Kak Mustaqim (Plt Kepala Kantor Kemenag Blora), Kak Imam Saifuddin Z (Kasi Pendma), serta KKMTs dan Pembina Pramuka. Kegiatan pelepasan kontingen jambore MTs Kab. Blora ini dilaksanakan di Aula Kankemenag Kab. Blora. Adapun jumlah peserta yang mengikuti jambore adalah 22 peserta yang terbagi dalam 2 regu, regu penggalang putra dan penggalang putri.
Kak Slamet Pamuji dalam arahannya memberikan semangat dan motivasi kepada peserta agar tidak minder saat mengikuti jambore.
Kegiatan Pelepasan Kontingen Jambore MTs Kab. Blora diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan ketua panitia, sambutan-sambutan, ditutup dengan menyanyikan lagu Satya Dharma Pramuka dan berdo’a Bersama.
Kontingen Jambore MTs Kab. Blora akan menjadi perwakilan dari Kabupaten Blora di tingkat Jawa Tengah pada tanggal 4 s.d 7 Agustus 2024 di Buper Bumi Adhi Kec. Bumi Aji Kab. Jepara.(nn)
Category: Berita
https://blora.kemenag.go.id/category/berita/
-
Selamat dan Sukses Kontingen Jambore Madrasah Tsanawiyah Kab.Blora Ikuti Lomba Jambore Pramuka Penggalang Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah tahun 2024
-
Ibu-Ibu di Kabupaten Blora Ikuti Pelatihan Relawan Pemulasaraan Jenazah Perempuan
Blora – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Blora berkolaborasi dengan Pemkab Blora, Baznas dan Kankemenag Kab. Blora menggelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Perempuan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (31/07/2024).

Tampak hadir dalam kegiatan ini Bupati Blora yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Blora Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, Kabag Kesra, Plt Kakankemenag Kab. Blora, Ketua Baznas, Ketua MUI Kab. Blora, dan tamu undangan dari ormas Islam se-Kabupaten Blora.
Ketua MUI Kabupaten Blora KH. Muharror Ali Al Hafidz dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini karena kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah dinilai sangat bermanfaat dan berguna dalam kehidupan bermasyarakat.
Sambutan Bupati Blora yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Blora Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, Retno Kusumowati, S.Sos., M.Si mengatakan ada 190 peserta perempuan dari tiap kecamatan se-Kabupaten Blora mengikuti kegiatan ini.
“atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora saya menyampaikan terima kasih kepada MUI dan seluruh pihak terkait yang telah melaksanakan pelatihan ini dengan baik” kata Bupati yang disampaikan oleh Retno.
Lanjutnya, kegiatan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah ini merupakan program lanjutan dari tahun 2023. Pelatihan pemulasaraan jenazah pada tahun 2023 diikuti oleh 100 peserta dan di tahun 2024 peserta bertambah menjadi 190 peserta.
“Kegiatan ini tentu sangat penting diketahui, pemulasaraan jenazah merupakan kewajiban muslim. Maka perlu ilmu yang sangat penting dipelajari dan selanjutnya bisa ditularkan di lingkungan masing-masing” kata Retno.
Pelatihan ini dibagi menjadi lima kelompok dan masing-masing dipandu oleh narasumber atau modin yang telah berpengalaman.
Sebelum praktik, peserta juga mendapatkan materi tentang pemulasaraan jenazah oleh KH. Muharror Ali. (nn) -
Desa Purworejo, Kampung Zakat Pertama di Kabupaten Blora
Blora- Penyelenggara Zakat dan Wakaf pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pendampingan Kampung Zakat di Desa Purworejo, Kecamatan Blora Kota.
Program Kampung Zakat merupakan program Kerjasama Kemenag dengan Baznas dan Lembaga Amil Zakat yang telah dimulai pada tahun 2018. Adapun pada tahun 2024, Desa Purworejo Kecamatan Blora terpilih sebagai Kampung Zakat Pertama di Kabupaten Blora.
Kampung Zakat ini merupakan program dari Kemenag dengan sasaran desa dan wilayah tertinggal. Adapun Desa Purworejo berdasarkan data dari Pemkab Blora merupakan daerah zona merah kemiskinan di Kecamatan Blora.
Dalam kegiatan Kampung Zakat ini merupakan aksi nyata dari peran berbagai lembaga zakat yang berbasis pencapaian output dan outcome melalui pemberdayaan masyarakat, sehingga hasilnya jelas langsung dirasakan oleh penerima.

Dalam program ini sekelompok masyarakat berpenghasilan rendah kan dibina dan diberdayakan dengan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS), sehingga ke depan dapat menjadi stimulasi dalam menguatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Siti Nur’aini Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Kabupaten Blora dalam laporannya mengatakan bahwa ke depannya Kemenag Blora bersinergi dengan Baznas dan Lembaga Amil Zakat akan mendampingi Desa Purworejo menjadi desa yang lebih produktif.
“Kemenag sebagai inisiator program Kampung Zakat ini mencakup berbagai sektor diantaranya mencakup ekonomi, pendidikan, dakwah, kesehatan dan sektor sosial kemanusiaan”, ucap Nur’aini.
Adapun Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Mustaqim, dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini merupakan upaya negara untuk meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat.
“Kami berharap, dengan adanya pendampingan Kampung Zakat ini, masyarakat Desa Purworejo yang awalnya sebagai Mustahik, kami harap nantinya dapat berubah menjadi Muzaki”, ujar Mustaqim.

Lanjutnya, banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya Kampung Zakat ini. Ia juga berharap kolaborasi yang solid antar Kemenag, Baznas, Lembaga Amil Zakat dan pemerintah sangat diharapkan untuk menunjang kesuksesan program ini. Mustaqim berharap nantinya Kampung Zakat tidak hanya hadir di Desa Purworejo tapi juga tumbuh di desa se-Kabupaten Blora.
Dalam kesempatan ini, Harun selaku Kepala Desa Purworejo menyambut baik program Kampung Zakat sinergitas antar Kemenag, Baznas dan Lembaga Amil Zakat.
Kegiatan Rakor ini bertempat di Balai Desa Purworejo, Rabu (10/07).Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Kantor Kemenag Blora, Garazawa, Tim Baznas, Camat Blora, Kepala dan perangkat Desa Purworejo, Kepala KUA Blora I dan II, penyuluh agama Islam dan perwakilan masyarakat Desa Purworejo. (nn)
-
Gebyar Moderasi, Kemenag Blora Gelar Lomba Mewarnai dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah
Blora (Humas Kemenag) – Rabu (19/06) bertempat di Balai Desa Sumurboto, Seksi Bimas Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora menggelar kegiatan Gebyar Moderasi. Kegiatan Gebyar Moderasi ini merupakan salah satu Program pengembangan Desa Moderasi Beragama yang digagas oleh Kementerian Agama RI.
Tampak hadir dalam kegiatan ini, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora Mustaqim, Kasi Bimas Islam Kholid, Camat Jepon beserta Forkopimcam, Kepala Desa Sumurboto Suparti, Penyuluh Agama. Adapun peserta dalam kegiatan tersebut adalah masyarakat Desa Sumurboto yang terdiri dari beberapa agama, FKUB, tokoh agama serta ketua RT dan RW. Serta menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora dalam Sosialisasi Pengelolaan Sampah.

Adapun rangkaian Kegiatan Gebyar Moderasi Beragama ini adalah Lomba Mewarnai anak-anak TK, Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Dialog Lintas Iman.
Kholid, Kasi Bimas Islam dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik moderasi beragama di Kampung Moderasi serta sebagai model lingkungan yang damai dan harmonis.
“Dalam kegiatan Gebyar Moderasi ini nanti akan kami laksanakan tiga kegiatan. Dua kegiatan hari ini dan yang Dialog Keagamaan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni,” terang Kholid saat menyampaikan sambutannya.

Adapun Suparti, Kepala Desa Sumurboto dalam memberikan sambutannya mengatakan bahwa ia menyambut baik kegiatan positif ini.
“Desa kami merupakan Kampung Moderasi ada beberapa agama, namun sampai saat ini tidak ada yang membeda-bedakan. Kita sama, damai sejahtera. Dan tidak ada eyel-eyelan disini”, kata Suparti.
Mustaqim selaku Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora mengucapkan terima kasih kepada kepada Kades Suparti atas kesempatan yang diberikan. Ia juga beraharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat menambah ketentraman, kenyamanan masyarakat. (nn)
-
Wisuda Purna Siswa, Plt Kakankemenag Tegaskan Alumni MAN Blora Harus Memegang Teguh Akhlakul Karimah
Blora (Humas) – Sebanyak 322 peserta didik MAN Blora Bersama orang tua yang menghadiri dan menerima hasil kelulusan yang dilaksanakan Rabu (08/05) bertempat di Graha Larasati.

Kepala MAN Blora H. Sujito di hadapan orang tua siswa menyampaikan bahwa peserta didik selama tiga tahun dititipkan di Madrasah dan dibina oleh Bapak Ibu Guru maka untuk selanjutnya madrasah menyerahkan Kembali kepada orang tua.
Plt Kakankemenag Kab. Blora H. Mustaqim dalam sambutannya menegaskan kepada siswa-siswi MAN Blora agar mengamalkan ilmu yang telah diberikan oleh Bapak Ibu Guru.
“Ilmu-ilmu yang sudah ditransfer Bapak-Ibu guru amalkanlah sesuai kemampuan. Siswa-siswi dikatakan sudah lulus itu harus memiliki empat hal ini,” ujar Mustaqim.
Adapun empat hal yang dimaksud adalah pertama, berakhlakul karimah. “Saya titip kepada siswa-siswi kelas dua belas jadilah anak atau orang yang berakhlakul karimah. Sebagaimana bunyi HR. HR Imam Ibnu Mandah dan Imam Abu Nu’aim Man Tawadho’a Lillahi Rofa’ahullahu wa man takkabaro wa dho’ahullah atau barang siapa yang tawadhu’ karena Allah maka Allah akan mengangkat derajatnya, dan siapa yang sombong maka Allah akan merendahkannya” ucap H. Mustaqim.
Pesan yang kedua, Plt Kakankemenag Kab. Blora meminta peserta didik agar tetap rajin beribadah dan tidak bermalas-malasan. Ketiga, mau mendo’akan kedua orang tuanya dan Keempat, ia berharap siswa-siswi MAN Blora dapat melanjutkan pendidikannya setinggi mungkin serta tidak melupakan jasa Bapak Ibu Guru yang telah membimbing mereka.(nn)
-
Dukung Wajib Halal 2024, Kemenag Blora Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal di Desa Wisata Noyo Gimbal

Blora (Humas) – Pemerintah mengakselerasi sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman di 3000 desa wisata. Desa Wisata Noyo Gimbal yang terletak di Desa Bangsri, Kec. Jepon terpilih sebagai salah satu destinasi wisata yang dilakukan sosialisasi dan edukasi tentang kewajiban sertifikasi halal kepada pelaku usaha produsen produk makanan dan minuman oleh Satgas Halal Kankemenag Kab. Blora, Sabtu (04/05/2024).
Plt Kepala Kankemenag Kab. Blora H. Mustaqim berharap, pelaku UKM di Kabupaten Blora dapat segera melakukan proses sertifikasi halal atas produknya. Hal ini sesuai dengan ketentuan pemerintah yang mewajibkan seluruh produk yang dokonsumsi oleh masyarakat sudah harus memiliki sertifikasi halal pada 18 Oktober 2024 mendatang.

“Ini adalah upaya jemput bola memudahkan pelaku usaha, khususnya yang hadir hari ini untuk memperoleh layanan informasi sertifikasi halal, namun juga disediakan pendampingan sertifikasi halal yang dapat dilaksanakan langsung on the spot,” ujar Mustaqim.

Dalam acara ini dilakukan lima aktivitas edukasi yakni, (1) Kampanye Wajib Halal Oktober 2024, (2) Sosialisasi dan Edukasi Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha, (3) Layanan Pendaftaran Sertifikasi Halal on the spot atau di lokasi, (4) Layanan Konsultasi Jaminan Produk Halal dan (5) Coaching clinic. Dalam kegiatan ini juga diserahkan sertifikat halal oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Blora Siti Nur’aini. (nn)
-
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan Mulai Digelar 29 April – 4 Mei
Blora – Bimbingan Manasik Haji merupakan proses pembekalan yang dilakukan oleh Kementerian Agama kepada calon Jemaah haji (CJH). Selasa (30/04) Plt Kakankemenag Kab. Blora H. Mustaqim memberikan bekal kepada CHJ asal Kecamatan Jepon, Jiken dan Bogorejo.

Dalam bimbingan manasik haji ini, Jemaah mendapatkan materi seputar ibadah haji mulai dari rukun, wajib, larangan termasuk tahapan perjalanan ibadah haji, pengetahuan tentang Kesehatan, cara ibadah di dalam pesawat dan layanan lainnya.
“Banyak materi yang akan disampaikan alam manasik, oleh karena itu saya harap diikuti dengan baik. Penjelasannya sangat memberikan manfaat dan dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan ibadah haji,” ujar Mustaqim alam membuka kegiatan manasik haji di Sebara.
Mustaqim juga mengingatkan agar calon Jemaah haji mulai menjaga Kesehatan dan staminanya baik sebelum berangkat maupun saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Adapun Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jepon Suryani Kamali, menjelaskan bahwa penggabungan Jemaah calon haji dari Kecamatan Jepon, Jiken dan Bogorejo berdasarkan tidak mencukupinya kuota perkecamatan.
“Di kecamatan Jepon jemaahnya 36 orang, Kecamatan Bogorejo 14 orang dan Jiken 9 orang. Oleh karena itu untuk memenuhi kuota maka digabungkan dan totalnya 59
orang,” kata Suryani.Adanya bimbingan manasik haji tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi ilmu dan motivasi agar dapat diamalkan an dijalankan di Tanah Suci sehingga Jemaah calon haji dari Kabupaten Blora khususnya Kecamatan Jepon, Jiken dan Bogorejo dapat menjalani ibadah dengan lancer dan dalam keaddaan baik saat Kembali lagi ke Tanah Air. (nn)
-
643 Calon Jemaah Haji Kabupaten Blora Ikuti Manasik Haji Tingkat Kabupaten
Blora – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora menggelar kegiatan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Blora, Sabtu (27/04/2024) bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Plt Kakankemenag, H. Mustaqim dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Blora di musim Haji 2024 akan memberangkatkan sebanyak 643 jemaah calon haji (CJH). Terdapat CJH termuda tercatat berusia 20 tahun, sementara CJH tertua berusia 85 tahun.

Lanjutnya, para calon jemaah haji asal Kabupaten Blora ini akan mengikuti manasik haji di tingkat kabupaten selama dua hari mulai 27-28 April 2024. Kemudian untuk pelaksanaan manasik haji di tingkat kecamatan akan dilaksanakan sebanyak 6 kali mulai 29 April s.d 4 Mei 2024. Adapun CJH akan diberangkatkan ke tanah suci dalam 3 kloter yaitu kloter 84 SOC,85 SOC dan 86 SOC.

“Kami sampaikan calon jemaah haji asal Kabupaten Blora ada 636 orang ditambah 5 orang TPHD, 2 orang pembimbing KBIHU sehingga total keseluruhan adalah 643 orang” tutur Mustaqim.
Tampak hadir dalam Pembukaan Manasik Haji Tingkat Kabupaten adalah Bupati Blora, Ketua DPRD, jajaran forkompimda, Ketua MUI, Kabag Kesra, jajaran Kasi dan penyelanggara Kankemenag Kab. Blora, Kepala KUA, Petugas Haji, KBIH, Ketua IPHI serta diikuti oleh calon jemaah haji se-Kabupaten Blora.

Bupati Blora juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji, mengingat pentingnya persiapan yang matang untuk menjalankan ibadah haji dengan baik. (nn)
-
Kakankemenag Ajak ASN Guru Moderat
KakankemenagKab. Blora M. Fatah mengisi acara Moderasi Beragama di hadapan guru MAN, MTsN dan MIN Blora, Rabu (08/02/2024) yang bertempat di Aula MTsN Blora.

Dalam kesempatan tersebut, M. Fatah mengajak ASN untuk bersyukur menjadi warga dan hidup di Indonesia. Karena jika diberikan kesempatan hidup di negara yang minoritas dan berkonflik belum tentu bisa menikmati kedamaian seperti yang dirasakan di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa hidup di Indonesia bisa damai karena pemerintah dapat mengelola perbedaan yang merupakan sunatullah.
“Indonesia merupakan negara Pancasila. Di negara Pancasila, agama tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan demokrasi,” terang Fatah.
Lanjutnya, negara Indonesia juga memfasilitasi kehidupan agama dan beragama. Indonesia merupakan negara yang dibangun atas dasar pluralisme maka mensyaratkan kemauan untuk saling berbagi (menerima dan memberi), toleransi (keikhlasan untuk berkonsisten), dan kemauan untuk saling memahami, untuk tujuan bersama yaitu membentuk dan mempertahankan Negara Indonesia.

Oleh karena itu, dalam beragama ASN diminta untuk berada di tengah-tengah, tidak condong kanan maupun kiri. Hal ini disebut juga sebagai bentuk sikap moderat.
Sebagaimana topik dalam kesempatan tersebut adalah Moderasi Beragama untuk Tenaga Kependidikan, Kakankemenag meminta guru dalam mendidik maupun berkehidupan dapat mengimplementasikan Moderasi Beragama. (nn)
-
Semoga Mabrur, Murid RA/BA se-Kabupaten Blora Ikuti Peragaan Manasik Haji Anak
Blora (Kemenag) – Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kakankemenag M. Fatah buka kegiatan Manasik Haji Anak Rudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Blora, Sabtu (03/02/2024).

Manasik Haji Anak merupakan kegiatan yang dilakukan oleh anak Raudhatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA) untuk mengenalkan rangkaian ibadah haji.
“Saya merasa bangga dan bahagia pagi hari ini adik-adik RA se-Kabupaten Blora akan menjalani latihan manasik haji, adik-adik sehat semua? siap menunaikan ibadah haji?” ucap M. Fatah saat memberikan sambutan di depan kurang lebih 1500 peserta didik.
Menurut Fatah, pentingnya mengenalkan ibadah haji kepada si kecil sejak dini, agar ia mengetahui makna dari rukun Islam yang ke-5 ini.
“Alhamdulillah ini merupakan wujud bukti bahwa RA benar-benar sangat memahami dalam mengukir kepahaman pondasi agama peserta didik,” kata Kakankemenag.

Lanjutnya, untuk mengukir pondasi agama agar terpatri di dalam sanubari anak perlu ditanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan perkembangan fisik anak yang mempunyai memori sangat kuat dan kecenderungan meniru apa yang dilihatnya.
Saat pelaksanaan manasik haji, anak-anak mengenakan pakaian ihram dari rumahnya masing-masing dan berkumpul di Pendopo Rumah Dinas Bupati untuk mengikuti acara pembukaan dan dilanjutkan praktik manasik haji. Mulai dari pengecekan passport, melaksanakan thawaf, sa’i, wukuf, melempar jumra semua itu dilakukan layaknya seperti benar-benar sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah.

Turut hadir dan membuka kegiatan Mansik Haji Anak RA/BA se-Kabupaten Blora Bupati Arief Rohman, S.IP., M.Si beserta Bunda PAUD Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, Kakankemenag M. Fatah, S.Ag., M.Ed., Perwakilan dari Dinas Pendidikan Blora, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Blora beserta staf, Pengawas RA/BA, Pengurus IGRA Kab. Blora serta pendamping peserta didik.(nn)