Blora,
Semua pihak yang terlibat dalam Ujian Sekolah Berstandar (USB) Pendidikan Agama Islam baik sekolah, guru maupun pengawas sekolah harus turut bersama sama mewujudkan kesuksesan demi peningkatan prestasi siswa Pendidikan Agama Islam se-kabupaten Blora.
Demikian disampaikan oleh Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Blora, Imron Rosyidi, M.Si dalam acara rapat koordinasi Persiapan USB PAI SD,SMP, SMA/SMK tahun pelajaran 2015/2016 di Aula Kankemenag Blora pada selasa (9/2).
Imron menyampaikan bahwa PAI di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan PAI yang dilaksanakan di sekolah secara nasional, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil pembelajaran peserta didik melalui USB.
“ USB PAI bertujuan untuk meningkatkan mutu penilaian PAI pada satuan pendidikan, menilai pencapaian kompetensi lulusan pada tingkat satuan pendidikan pada mata pelajaran PAI, dan mengevaluasi kinerja satuan pendidikan berdasarkan hasil penilaian PAI” paparnya.
Acara rakor USB yang diselenggarakan Seksi Pendidikan Agama Islam yang diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari Kasi PAIS Kankemenag, Kepala UPPK, Ketua K3S, Ketua MKKS, Pengawas PAI SD, SMP, SMA/SMK, Pengurus KKG PAI SD, Pengurus MGMP PAI SMP, SMA, dan SMK berlangsung lancar, aman dan tertib.
Kepala Kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat memberikan semangat kepada semua pihak untuk selalu meningkatkan pelaksanaan USB yang jujur, kompeyen dan profesional dengan meningkatkan integritas dan kredibiltas sehingga PAI bisa meningkat persatasinya dengan baik.
Dalam rapat koordinasi persiapan USB PAI tersebut, Tri Hidayat menekankan perlunya sinkronisasi dalam mensukseskan USB PAI tahun pelajaran 2015/2016 di Kabupaten Blora antar semua pihak terutama MGMP, KKG dan guru PAI serta sealu memberikan motivasi yang baik bagi siswa.
PAI harus bisa dipahami dan diamalkan oleh peserta didik, karena Ilmu agama tidak sekedar kognitif, tapi afektif dan psikomotorik harus saling terkait, sehingga siswa selain mendapatkan nilai PAI yang baik juga diharapkan melaksanakan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari hari seperti sholat wajib lima waktu, mengaji dan lain lain. (Ima).