BLORA,
Validasi dan akurasi data merupakan modal yang penting dalam melakukan perencanaan kinerja sehingga semua pihak hendaknya saling bersinergi dalam melengkapi data baik tentang jumlah penduduk, agama, siswa madrasah, pernikahan, haji dan lainnya.
Selain itu, data yang valid juga mempermudah dalam merencanakan sebuah program dan melakukan evaluasi kinerja sehingga tidak lagi ada penganggaran yang terlalu banyak atau kurang akibat buruknya tingkat validasi data.
Demikian disampaikan oleh Kasubbag TU Kemenag Blora, Drs. H. Dwiyanto, M.Ag dalam acara sosiaisasi penyusunan, pengumpulan dan penyajian data profil oleh Perencana bersama seksi seksi pengelola data di lingkungan Kankemenag Blora pada Jumat (12/2) di Aula Kankemenag Blora.
Dalam acara yang diikuti sekitar 25 peserta tersebut, Dwiyanto menjelaskan fungsi ketersediaan data adalah untuk melakukan penyusunan program kerja dan penganggaran yang tepat sasaran dan juga bisa digunakan bagi instansi manapun yang membutuhkan data profil Kementerian Agama Blora sehingga semua stakeholder terkait baik penyuluh, guru maupun pengawas dari masing masing seksi hendaknya mengisi form validasi data yang diperlukan.
“Selain itu, semua data digunakan sebagai alat untuk mengukur pencapaian kinerja dan evaluasi pelaporan sehingga akurasi dan validasi memang benar benar penting”paparnya serius.
“kalau data tidak valid misalnya guru yang sudah sertifikasi dan yang belum itu akan sangat berpengaruh penyusunan anggaran yang ada, begitu pula data profil keagamaan sangat besar manfaatnya untuk pembangunan daerah Blora”pungkasnya. (Ima)