Blora,
Dalam era Globalisasi saat ini dan dimasa mendatang, masalah peningkatan mutu pendidikan merupakan tuntutan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, artinya kualitas sumber daya manusia menempati kedudukan sangat penting dalam proses pembangunan bangsa untuk mewujudkan manusia yang cerdas,terampil, berbudi pekerti luhur, berkepribadian kuat serta beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, guru guru Raudhatul Athfal(RA) yang tergabung dalam Ikatan Guru RA (IGRA) hendaknya meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui peningkatan kualitas pendidiknya dengan mengikuti kegiatan diklat, pelatihan, seminar dan mengupdate perkembangan kurikulum pembelajaran dari berbagai sumber yang ada.
Demikian disampaikan oleh kasi Pendidikan Madrasah Kankemnag Blora, Drs. H. Parmono, M.PdI dalam acara pertemuan rutin guru IGRA pada senin (28/2) di aula kankemenag Blora.
“mari kita menigkatkan kualitas pendidik di tengah persaingan global supaya anak didik madrasah bisa lebih meningkat prestasinya sejak dini” ungkapnya.
Selain itu, Pramono juga menyampaikan melalui adanya program bantuan Operasional RA saat ini bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan sarana dan prasarana RA sehingga hendaknya dipergunakan sesuai aturan dan juknis yang ada.
Selain itu, Pramono juga berpesan bahwa pendidikan bangsa berlangsung tanpa mengenal batas usia dan berlangsung seumur hidup, Raudhatul Athfal mempunyai kedudukan yang sangat menentukan dalam proses pendidikan selanjutnya, agar proses pendidikan dapat berjalan, selain dukungan dan peran serta orang tua dan masyarakat, juga dibutuhkan tenaga pengajar yang memiliki kualitas.
Untuk menghadapi tantangan saat ini, pendidikan akidah dan ibadah harus senantiasa ditanamkan kepada anak-anak sejak dini, agar mereka menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, pendidikan keagamaan dilingkungan Raudhatul Athfal mutlak diperlukan, karena memberikan pengetahuan keagamaan sejak dini mempunyai korelasi yang positif dan sangat menentukan bagi kebiasaan dalam melaksanakan pengamalan ajaran agamanya dimasa mendatang.
Lebih lanjut Pramono mengatakan, untuk membentuk generasi yang berakhlakulkarimah, diperlukan guru yang benar-benar terampil dan professional, dan diyakini para pendidik di Raudhatul Athfal dapat memotivasi anak-anak dan para orang tua, agar dunia pendidikan Islam di kabupaten Blora dapat lebih meningkat dan tidak kalah dengan pendidikan umum lainnya.
Sementara itu Pengurus Ikatan Guru Raudhatul Atfhal, Sartiyem melaporkan, tujuan dari pertemuan rutin ini adalah untuk tetap terpeliharanya kualitas guru yang tergabung dalam organisasi profesi IGRA didalam proses kegiatan belajar mengajar di RA, untuk menyerap informasi serta perkembangan keilmuan yang berhubungan dengan pendidikan pra dasar yang diharapkan berdampak pada anak didik sebagai bekal meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi serta untuk mempererat tali silaturachmi diantara para guru RA yang tergabung dalam organisasi IGRA dan mengumumkan berbagai informasi penting tentang RA lainnya seperti adanya perlombaan dan kegiatan rutin organisasi (Ima).