BLORA,
Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen akan lebih memperhatikan kesejahteraan guru madin dan TPQ melalui pengalokasian anggaran insentif setiap bulannya mulai tahun 2017 nanti dan akan selalu berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Blora dan Badan Koordinasi (Badko) TPQ serta Kementerian Agama Blora.
Demikian disampaikan wakil Bupati Blora, Arif Rahman,M.Si dalam acara rapat koordinasi FKDT dan Badko TPQ Blora di Pendopo Bupati Blora kemaren.
Arif menyatakan bahwa kesejahteraan guru madin dan TPQ akan menjadi perhatian Pemkab mengingat bahwa selama ini mereka banyak memberikan ilmu agama dan mendidik generasi bangsa untuk memahami ilmu agama, mengaji Quran dan kitab tapi bekerja secara ikhlas.
“untuk itu kami memang akan berkomitmen dalam membantu kesejahteraan guru madin dan TPQ supaya lebih semangat lagi dalam memberikan ilmu agama bagi anak anak”ujarnya serius.
Wabup juga berharap mekanisme pencairan seperti validasi data madin dan TPQ benar benar diseleksi dan diperhatikan sehingga bisa benar benar tepat guna dan tepat sasaran sehingga bisa bermanfaat untuk peningkatan kualitas dan pengembangan SDM madin dan TPQ di Blora.
Ketua FKDT, Cuk Suwartono juga berharap akan ada peningkatan kualitas guru madin dan TPQ serta pengembangan kurikulum yang lebih baik lagi ke depannya sehingga trwujud lembaga keagamaan yang kredibel, amanah dan berkualitas.
“untuk itu kami memgapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab dan Kemenag yang telah membantu madin dan TPQ supaya lebih optimal lagi perkembangannya dan banyak program peningkatan bahan ajar, kurikulum, ujian bersama dan lainnya” paparnya.
Hal senada disampaikan Kasi PD Pontren Kemenag Blora, Fathul Himam, M.PdI bahwa kualitas pengembangan madin sangat penting bagi peningkatan kualitas santri melalui berbagai metode untuk memunculkan anak yang paham secara utuh ilmu agama dan berakhalakul karimah dan Kemenag juga akan turut mensupport melalui program peningkatan kualitas Kelembagaan baik madin dan TPQ di Blora. (Ima)