BLORA,

Pada Kamis (21/7) pengurus dan operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) melakukan halal bihalal dan rapat koordinasi di aula Kankemenag Blora.

Ketua FK OSI Kabupaten  Blora, Suharmanto menyampaikan bahwa acara ini digelar sebagai upaya meningkatkan silaturahim antara pengurus, operator dan seksi Bimas Islam Kankemenag Blora selain untuk menjalin persaudaraan juga untuk meningkatkan koordinasi aplikasi SIMKAH yang terupdate juga mengetahui sejauh mana perkembangan pengoperasian SIMKAH masing masing KUA se-Kabupaten Blora supaya terwujud pelayanan prima dalam data pernikahan.

Kasi Bimas Islam, Drs. Maspuin, M.PdI menyampaikan bahwa SIMKAH sangat penting sebagai sarana untuk memberikan pelayanan data nikah kepada masyarakat sehingga perlu koordinasi terpadu antara operator SIMKAH, Kepala KUA dan Bimas Islam sehingga apabila operator SIMKAH mengalami kendala dan hambatan hendaknya disampaikan secara langsung terutama terkait akses internet dan teknis sera tatacara pengelolaan data yang baik dan benar.

“kami dari Seksi Bimas Islam Kankemenag Blora juga memohon maaf ahir batin serta mengharapkan pengurus, operator SIMKAH dan Kepala KUA dan seksi Bimas Islam saling berkoordinasi dan saling melengkapi satu sama lain sehingga terwujud update aplikasi yang baik dan akurat dan kami selalu siap membantu” ungkapnya serius.

Maspuin  juga meminta para anggota masing-masing koordinator SIMKAH di kecamatan untuk terus meningkatkan kerjasamanya dengan cara pertemuan efektif dan terprogram. Intensitas pertemuan terkait SIMKAH ini mesti ada, agar updet data nikah secara onlie terwujud dengan cepat.

Samsudin, pengurusdan master  SIMKAH Kabupaten menyampaikan aplikasi terupdate SIMKAH yang harus dipahami dalam pengelolaan data oleh masing masing operator serta koordinasi terkait hambatan yang dialami dalam pengelolaan data.

“ ada beberapa update aplikasi yang akan kita bahas bersama supaya terwujud data SIMKAH online yang valid dan tepat” ujarnya.

Samsudin juga menyampaikan bahwa melalui aplikasi simkah ini  terwujud data secara online karena pendataan yang semula  tulis tangan tadi sudah terganti dengan tulisan hasil print out dari aplikasi simkah tersebut, dan hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir pemalsuan data calon pengantin, contoh apabila sudah terdaftar di KUA Blora, maka tidak dapat dicatat kembali karena data sudah dikirim ke Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

SIMKAH dalam pelayanan data pernikahan sangat penting , karena aplikasi ini  berfungsi untuk mendigitaslisasi data pernikahan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, dan akta nikah. Dan salah satu keunggulan dari simkah ini yaitu data akta nikah sudah bisa diketahui atau dikirim ke server bimasislam.kemenag.go.id.  Sehingga lebih dini sudah bisa dideteksi jumlah pernikahan setiap bulannya di seluruh Indonesia.

“Dengan diterapkannya simkah online di KUA, maka segala bentuk pelayanan nikah di wilayah ini menjadi lebih baik, ringan, cepat dan akurat sesuai dengan jumlah nikah pada hari itu,maka kita harus mengisi secara benar”ujarnya.

Pengelolaan aplikasi ini oleh petugas dilakukan setiap hari jam kerja di KUA sebagai satu bagian dari pelayanan nikah dan rujuk yaitu dalam pembuatan dokumen NB dan Akta Nikah. Dari hasil pengolahan tersebut, dengan adanya aplikasi SIMKAH Online sangat terbantu dalam pengelolaannya dibandingkan cara manual serta hasil yang optimal, akurat dan tepat saji. (ima)

Skip to content