BLORA,
Penutupan manasik calon jamaah haji Kankemenag Blora yang bertempat di Pendopo Bupati, dan alun alun Blora pada selasa (2 /8) berjalan lancar, tertib dan khidmat dengan antusias dari para calon jamaah haji se-kabupaten Blora.
Penutupan manasik haji digelar dengan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Blora,Drs. H. Tri Hidayat, Wakil Bupati Blora, Arief Rahman, M.Si, Tim Pembimbing Ibadah Haji, KH. Muharor Ali dan KH. Ishad Shofawi, KBIH As Shofa dan tokoh agama serta seluruh calon jamaah haji Blora.
Setelah beberapa hari Calon Jamaah Haji mendapatkan bimbingan manasik baik di tingkat Kabupaten maupun masing masing KUA Kecamatan, tibalah saatnya di penghujung acara, Penutupan Bimbingan Manasik Haji 1437H/2016M yang diisi dengan rangkain ibadah dan pemantapan tata cara beribadah baik teori maupun praktek.
Berbagai ilmu manasik yang sudah didapatkan oleh calon jamaah haji dalam bimbingan manasik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Blora diharapkan dapat dipergunakan secara baik dan benar sebagai bekal jamaah dalam melaksanakan ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Drs. H. Tri Hidayat yang memberikan sambutan pada acara penutupan bimbingan manasik mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatannya serta memperbanyak amal ibadah selama di tanah suci serta menghindari godaan dan larangan dalam ibadah.
“Kami menghimbau bapak dan ibu calon jamaah haji selalu menjaga stamina dan kesehatan karena diperkirakan suhu di tanah suci sangat panas serta mempersiapkab bekal obat seperlunya”, ujar Tri Hidayat.
“selain itu, hendaknya memperbanyak amalan ibadah baik rukun dan sunnah selama di tanah suci, hindari sikap negatif dan perbuatan yang dilarang apalagi yang tidak perlu dan menganggu kelancaran ibadah” pesannya.
Lebih lanjut Kakankemenag juga mengingatkan jamaah untuk tidak lupa memohon pertolongan kepada Allah SWT. “Apa yang kita lakukan saat ini dan setelahnya adalah Ikhtiar agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik. Kemudian tidak lupa kita berdoa meminta pertolongan Allah SWT agar apa yang kita ikhtiarkan mendapat Ridho Nya. Sehingga apa yang kita cita-citakan menjadi haji yang mabrur ini diterima Allah SWT”, tandasnya.
Selain itu, Kakankemenag juga mengapresiasi kepada segenap panitia bimbingan manasik haji yang telah menyelenggarakan kegiatannya dengan lancar, baik itu yang dilakukan oleh Kementerian Agama Blora dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Blora.
“Terimakasih kepada semua yang sudah membantu jamaah dalam bimbingan manasik haji. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menyelenggarakan ibadah haji dengan baik. Apabila ada yang kurang, salah ataupun tidak berkenan dalam pelayanan bimbingan dan lainnya, mohon untuk dimaafkan”, tambahnya.
Tri Hidayat juga menyatakan bahwa total calon jamaah haji Kabupaten Blora tahun ini sebanyak 538 yang terbagi dalam 2 kloter yakni 39 dan 65.
“Kloter 39 sebanyak 354 calon haji diberangkat lebih dahulu menggunakan 8 armada bus, sedangkan kloter 65 sejumlah 184 calon haji akan diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten juga pada hari Kamis, 1 September mendatang pukul 11.00 WIB,” jelasnya.
Wakil Bupati Blora mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung Kementerian Agama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji. Selain itu Arif Rahman juga berharap kepada semua calon jamaah haji Blora akan menjadi tamu Alloh yang baik dan senantiasa mendoakan agar Blora terus maju dan pembangunan berjalan baik, dan bisa mendoakan agar program pemerintah untuk meningkatkan bidang pertanian maupun perekonomian bisa berjalan dengan baik dan mendapat kemudahan dari Alloh SWT.
Wabup dalam acara penutupan manasik tersebut menyampaikan bahwa pada hari ini telah berhasil menyelesaikan salah satu tahapan kegiatan yang sangat penting, yakni pelatihan bimbingan manasik massal jama’ah calon haji sebagai bekal bagi jama’ah calon haji dalam menjalankan ibadah haji ke Baitullah agar mampu menggapai predikat haji yang mabrur.
“Dari pelatihan yang telah dilaksanakan dan kita ikuti, tentunya sudah cukup banyak pengetahuan dan pengalaman praktis yang telah diperoleh hingga secara fisik dan mental, saya yakin para calon haji, telah siap untuk melakukan perjalanan dan melaksanakan ibadah haji” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup ini menyampaikan selamat kepada peserta semua, semoga apa yang sudah pelajari selama pelatihan ini dapat difahami dan kemudian dipraktekkan dalam proses ibadah haji sehingga ibadah haji yang kita laksanakan benar-benar sesuai dengan manasik haji yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw melalui sunnah beliau.
Arif menambahkan bahwa menurutnya ibadah haji merupakan klimaks penghambaan seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah haji juga penyempurna dari pelaksanaan rukun islam yang lima.
Kepada panitia penyelenggara, Wabup mengucapkan terima kasih ata kegiatan pelatihan bimbingan manasik ini dan mudah-mudahan pengetahuan dan bimbingan yang diberikan dalam proses manasik haji ini dapat bermanfaat bagi seluruh jama’ah calon haji.
Dalam kesempatan tersebut, KH Muharor Ali, Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum juga membimbing para calon jamaah untuk memahami sayart dan rukun haji, dan melaksanakan rukun haji secara teori dan praktek seperti thowaf, sai, tahalul dan wukuf serta rangkaian ibadah haji lainnya.
Beliau berpesan agar jama’ah calon haji mendapat haji yang mabrur hendaknya selalu diperhatikan tiga aspek ibadah yaitu spirit atau niat yang harus ditujukan semata hanya untuk mencari keridhoan Allah SWT semata, kedua ritual atau manasik ibadah yang harus sesuai dengan untunan Rasulullah Saw, dan ketiga aspek hikmah yang harus bisa mempengaruhi diri menjadi pribadi muslim yang selalu dihiasi dengan akhlak mulia baik pada diri sendiri ataupun kepada orang lain.
KH Ishad Shofawi dengan dibantu Tim Pembimbing Ibadah Haji, Zamrodi, M.Pd dan Tim Pembimbing Haji Kementerian Agama, Fathul Himam juga memberikan contoh praktek dalam berpakaian ihram, mengerjakan rukun dan sunnah haji dan berbagai praktek amalan ibadah haji yang diikuti langsung oleh calon jamaah haji. (ima)