BLORA,

Kontingen Blora yang terdiri dari 36 santri beserta official dan pendamping turut menyemarakkan acara lomba Musabaqoh Qiraatul Kutb (MQK) tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan pada tanggal 28 sampai 30 Nopember 2016 di Pondok Pesantren Ma’hadul Tholabag, Duku Babakan jatimulyo Lebaksiu Tegal.

Dalam pembekalannya, kasi PD Pontren Kemenag Blora, Fathul Himam menyampaikan bawha santri yang mengikuti lomba diharapkan menjunjung tinggi sikap sportif dan berusaha semaksimal mungkin karena menang bukan yang utama tpi perlu memberikan penampilan terbaiknya sebagai pengalaman untuk perbaikan pada tahun selanjutya.

“mari kita tunjukkan usaha yang optimal sebagai pengalaman agar ke depan kita bisa mempunyai prestasi yang lebih meningkat lagi” tuturnya.

Beberapa cabang lomba yang diikuti oleh kontingen Blora antara lainlomba membaca kitab sulamut Taufiq, Kholsoh Nurul Yaqin, ta’lim muta’alim, al jurumiyah, al waraqat untuk tingkat ula, membaca kitab fathul Qorib,Imriti,tafsir jalaalain untuk tingkat wustha dan kitab Ibn Aqil, Ihya Ulumuddin, Fathul mu’in,Ibnu Hsyam, dan debat bahasa Arab untuk santri tingkat Ulya.

Sebelum mengikuti lomba, seluruh peserta melaksanakan Registrasi (Daftar Ulang) yang dilaksanakan pada hari senin 28 November 2016 dari pagi sampai dzuhur, kemudian setelah dzuhur semua peserta lomba melaksanakan upacara dan pembukaan lomba MQK Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Setelah pembukaan selesai, mereka menuju kamar mereka masing-masing guna melaksanakan istirahat untuk persiapan lomba MQK yang dilaksanakan pagi 29 November 2016 hingga malam harinya.

Dan pagi hari selanjutnya dilanjutkan dengan pengumuman-pengumunan para pemenang lomba, dan dari sekian banyaknya pondok pesantren  Juara 1 Umum diraih oleh P.P. Raudlatul Ulum, Juara 2 Umum diraih oleh P.P. dari  Rembang dan Juara 3 Umum diraih oleh P.P. dari Jepara.

 “Semoga diacara MQK 3 tahun selanjutnya Kemenag Blora  bisa mendapat Juara dan tahun ini sebagi pembelajaran bersama untuk meningkagkan bimbingan dan pelatihan lebih intensif”ujar Fathul Himam serius.(ima).

 

Skip to content