Blora,
Ketua FKUB Kabupaten Blora, Ishad Shofawi menyatakan kerukunan umat beragama di Kabupaten Blora berjalan dengan baik sehingga perlu terus dipertahankan, karena keharmonisan umat akan mewujudkan kenyamanan ibadah masing masing pemeluk agama.
“FKUB akan membantu Pemkab dan kemenag dalam upaya meningkatkan keharmonisan umat beragama supaya daerah tetap aman dan kondusif dan tidak ada gejolak” papar Ishad dalam rapat pengurus Forum Kerukunan Umat beragama pada kamis, (28/1) di aula Kankemenag Blora.
Kepala kankemenag Blora, Drs. H Tri Hidayat juga menyatakan bahwa pengurus FKUB harus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“akhir akhir ini banyak kasus seperti gafatar, ISIS bahkan sampul alquran yang digunakan untuk terompet serta ijin pendirian rumah ibadah yang perlu mendapat perhatian dan diredam, sehingga tidak terjadi gejolak yang meresahkan masyarakat seperti kasus di luar jawa” ungkapnya serius.
Peserta rakor yang terdiri dari pengurus FKUB, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat antusias mengikuti acara dan mengajukan tanya jawab dialogis sehingga suasana berlangsung interaktif untuk membahas fenomena dan gejala sosial di masyarakat.
Sementara itu Sekretaris FKUb, Dwiyanto mengatakan untuk meminimalisir persoalan sejak dini perlu diintensifkan pertemuan dengan seluruh elemen masyarakat dan pemuka agama.
“Pertemuan rutin yang digelar mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten/kota akan menjadi salah satu upaya mendeteksi sejak dini terhadap berbagai persoalan yang muncul,” katanya.
Menurut dia pemerintah daerah dan semua komponen harus peka terhadap persoalan sosial dan harus menjadi skala prioritas dalam penyelesaian persoalan tersebut.
“Artinya, jika persoalan tersebut sudah terdeteksi sejak dini maka semua pemangku kepentingan harus dapat segera menyelesaikannya agar tidak berdampak lebih besar lagi,” katanya.
Ia meyakini melalui pertemuan rutin yang diselenggarakan di setiap tingkatan akan mampu mendeteksi setiap persoalan yang muncul yang dapat segera dicarikan formula penyelesaiannya. (ima)