BLORA,

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Drs. H. Tri Hidayat melalui Kasi PAIS Kankemenag Blora, Imron, M.Si  meminta guru PAI agar melengkapi dan memperbaharui data pada Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (Simpatika).

Demikian dikemukakan oleh Imron dalam rapat koordinasi Pengurus MGMP PAI SMP dan SMA/SMK, serta KKG PAI SD di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora kemaren pada rabu  (11/5).

Data tersebut antara lain pengajuan SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja) dan Pengesahan SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) sebagai syarat untuk memperoleh tunjangan profesi guru.

Pada fitur Simpatika yang baru, tercantum semua data yang dibutuhkan untuk penilaian kelayakan pemberian Tunjangan Profesi. Seperti dari data sekolah atau madrasah tempat mengajar, mata pelajaran yang diampu, pemenuhan rasio guru dan siswa, serta jam tugas mengajar. Demikian pula bagi guru yang mempunyai beban tugas tambahan.

Dengan SIMPATIKA ini, profesionalisme guru akan semakin terukur kelayakannya untuk mendapatkan tunjangan profesi guru. Namun terlepas dari hal itu, tanggung jawab dalam mengajar merupakan hal yang utama.

Sementara  Pokjawas, Abdul Jalil mengatakan, guru PAI perlu menyesuaikan sistem pebelajaran terbaru sehingga bisa selalu meningkatkan wawasan dan kompetensi sesuai bidang studi agama dengan variasi dan metode penyampaian yang lebih keratif, dinamis dan  inovatif.

“Hal itu sangat penting mengingat di era keterbukaan informasi ini, penyimpangan-penyimpangan pelajar sudah sangat banyak, bahkan hingga siswa SD sehingga agama harus masuk pembelajaran ke siswa dan disenangi sehingga sikap moral siswa dari kata, sikap dan perbuatan lebih bermoral dan beradab,” ungkap Jalil.

“selain itu, yang lebih penting adalah pendataan update guru melalui aplikasi online SIMPATIKA sehingga database guru PAI bisa valid dan optimal” pungkasnya. (Ima)

 

Skip to content