BLORA,
Ibadah Haji merupakan kewajiban manusia terhadap Allah SWT, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, dan sebagai bentuk ibadah yang memiliki aspek aspek keimanan ritual dan fisik yang ditunjang oleh aspek ekonomi dan politik,Karena untuk berangkat haji seorang muslim di tuntut berkorban harta, waktu dan tenaga.
Demikian sambutan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blora, Drs. H. Tri Hidayat dalam pembukaan Bimbingan Manasik Haji massal .di aula Pendopo Bupati Blora pada Senin (18/7) yang dihadiri oleh wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si, Ketua DPRD Bambang Susilo, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Blora Abdullah Aminudin, kabag kesra Pemkab Blora,Hariyanto, tokoh agama dan ulama serta seluruh jamaah haji Blora.
Kepala kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat juga mengingatkan agar seluruh calon jamaah Haji mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci baik mental,harta maupun kesehatan karena sebagai bekal beribadah memerlukan stamina dan fisik yanng prima dan niat yang kuat dalam beribadah.
Tri Hidayat juga menyampaikan bahwa Acara pembukaan bimbingan manasik Haji digelar dalam rangka mempersiapkan calon jamaah Haji agar mampu melaksanakan segala kegiatan ibadah haji secara mandiri dan sempurna, dan hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada seluruh calon jamaah haji segala aspek yang berhubungan dalam pelaksanaan ibadah haji, meliputi aspek mental, fisik, manasik haji, baik teori maupun praktek.
Tri Hidahat juga menyampaikan bahwa jamaah haji untuk tahun 2016, masih mengalami pemotongan 20 persen sehingga yang tahun ini yang akan berangkat ada 503 calhaj, 241 laki-laki dan 262 perempuan terbagi dalam 2 kelompok terbang (kloter-red). Namun karena kemarin ada yang meninggal satu sehingga hanya 502.
“Kelompok pertama sebanyak 355 calhaj masuk dalam kloter 39. Kloter ini semuanya dari Kabupaten Blora, akan berangkat pada tanggal 24 Agustus 2016. Untuk jam nanti akan diumumkan menyusul,” lanjut Tri Hidayat.
Sedangkan sisanya, menurut Pak Tri (sapaan akrab Tri Hidayat) sebanyak 148 calhaj akan digabungkan dengan dengan calhaj dari Rembang dan Jepara dalam kloter 65. “Kloter 65 akan berangkat pada tanggal 1 September,” terangnya.
Adapun Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah calon haji Kabupaten Blora yang telah mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
“Panjenengan semua yang mendapat kesempatan ke tanah suci tahun ini sudah sepantasnya bersyukur, karena masih banyak diantara saudara-saudara kita yang seharusnya berangkat, akan tetapi harus tertunda keberangkatannya karena berbagai hal. Oleh karenanya, kepada panjenengan semua agar dapat menyiapkan diri dalam melaksanakan ibadah haji, baik persiapan fisik maupun mental, disamping juga pemahaman tentang tata cara pelaksanaan haji. Dengan demikian para jamaah calon haji dapat menunaikan ibadah sesuai ketentuan Syariat Islam dan dapat mengerjakan seluruh syarat dan rukun dengan sempurna. Semoga mabrur nggih Pak, Buk, amin,” ucap Wabup.
Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terlaksananya manasik haji ini. Penyelenggaraan manasik haji ini dimaksudkan untuk membekali jamaah calon haji dengan pengetahuan seputar penyelenggaraan ibadah haji.
Sementara itu, Ketua DPRD H.Bambang Susilo berpesan kepada seluruh calhaj Kabupaten Blora agar setelah tiba di Arab Saudi untuk tidak langsung aktif melaksanakan kegiatan ibadah. Namun harus melakukan penyesuaian diri terlebih dahulu.
“Semoga perjalanan haji nanti lancar. Kalau sudah di Arab jangan langsung aktif beribadah, lakukan penyesuaian iklim terlebih dahulu selama 2 atau 3 hari. Karena iklim Indonesia dengan Arab itu sangat berbeda. Agar tubuh tidak sakit, semua calhaj bisa melakukan penyesuaian diri terlebih dahulu,” kata H.Bambang Susilo.
Perlu diketahui, sebelum mengikuti manasik haji tingkat kabupaten, semua calhaj akan mengikuti kegiatan manasik di masing-masing kawedanan pada tanggal 19 sampai 26 Juli 2016.
Acara manasik diiisi materi oleh kasubbag TU, Drs.H.Dwiyanto, M.Ag tentang teknis penyelenggaraan ibadah haji dan kesehatan oleh Kepala DKK, dr.Hj.ndiyani,M.Kes. (ima)