BLORA.
Kepala Kementerian Agama Blora, Drs. H. Tri Hidayat diwakili Kasi PD Pontren, Fathul Himam, M.PdI mengikuti acara pembukaan tarawih Keliling bersama Pemkab Blora mulai malam kemaren (9/6) mulai pukul 17.00 WIB di pendopo rumah dinas Bupati Blora.
Kegiatan tarawih keliling (tarling) bersama Bupati H.Djoko Nugroho, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si dan segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai Kapolres, Dandim, Danyon, Kepala kemenag, Kepala PN, Kajari dan lainnya berlangsung khidmad dan khusyuk dengan dihadiri berbagai ormas yang ada.
Sebagai pembuka, kegiatan tarling akan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (9/6) petang mulai pukul 17.00 WIB.
Menurut Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Haryanto, cara tarling akan diawali dengan buka puasa bersama dengan Bupati dan pemberian tali asih untuk warga kurang mampu.
“Selain untuk mendekatkan silahturahmi antar umat manusia, antara pemimpin dan rakyatnya. Dalam pelaksanaan tarling nanti Bupati juga akan memanfaatkan moment tersebut untuk mensosialisasikan program-program pembangunan Kabupaten Blora baik yang telah tercapai maupun yang akan dikerjakan. Dalam acara tarling juga digelar dialog dengan warga agar bisa menampung usulan pembangunan kepada pemerintah,” ujar Haryanto.
Menurutnya kegiatan tarling tahun ini akan dilaksanakan sebanyak 6 kali. Pembukaan dan penutupan digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Sedangkan 4 lainnya diselenggarakan di 4 Kecamatan yang telah disepakati.
“Tarling dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis, dibuka Kamis besok (hari ini-red),” lanjutnya.
Setelah tarling perdana dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati, acara dilanjutkan besok Selasa (14/6) bertempat di masjid At-Taqwa Desa Jimbung Kecamatan Kedungtuban. Usai dari Kedungtuban, tarling pindah ke Masjid Baitul Makmur Dukuh Wanutengah Desa Tempurejo Kecamatan Bogorejo pada Kamis (16/6).
Selanjutnya pada Selasa (21/6) giliran Masjid Al-Muslimun Desa Giyanti Kecamatan Sambong yang akan disambangi rombongan tarling Bupati Blora, dan Kamis (23/6) tarling akan digelar di Masjid Besar Miftahul Jannah dekat Pasar Jepon Kecamatan Jepon. “Rangkaian tarling akan ditutup pada Selasa (28/6) di Pendopo Rumah Dinas Bupati kembali,” katanya.
Bupati Blora dalam sambutannya mengatakan, Tarling ini merupakan perwujudan kebersamaan umat Islam, Tarling diikuti berbagai organisasi keagamaan yang ada di Blora.
“Islam yang indah seperti ini, yang imam NU, LDII nderek, Muhammadiyah nderek, MTA nderek, Alhamdulillah inilah Islam rohmatan lil ‘alamin, perbedaan tidak perlu dipermasalahkan, disikapi dengan cantik bisa,” katanya.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan terima kasih banyak atas kerawuhan bapak ibu semuanya untuk bisa memenuhi undangan kami di pendopo ini dalam rangka pembukaan Tarawih keliling,” katanya.
Adapun Urutan acara dimulai dengan buka puasa bersama, dilanjutkan sholat maghrib berjamaah. kemudian setelah, itu sholat isya’, sholat tarawih hingga sholat witir. Kemudian dilanjutkan dengan pengajian.
Pembukaan Tarling perdana bertindak sebagai imam sholat K. H. Muhtadi Nur, adapun penceramah K. H. Busyro Mustofa dari Kec. Ngawen dan Qori’ oleh Nur Sholikin. Sebelum sambutan dan ceramah Bupati Djoko Nugroho menyerahkan bantuan dari Bazda Cabang Blora kepada anak-anak yatim piatu dan Manula tidak mampu.
K. H. Busyro Mustofa dalam ceramahnya menerangkan tingkatan keimanan seseorang, menurut Imam Ghozali ada 3 tingkatan. Pertama, keimanan tingkat awal yaitu imannya orang awam yakni iman dasar taklid. Kemudian tingkat kedua, imannya para mutakallimin (teolog), atas dasar campuran (taklid) dengan sejenis dalil dan tingkatan ini masih dekat dengan golongan awam. Sedangkan tingkat tertinggi yaitu imannya para arifin (sufi) atas dasar pensaksian secara langsung dengan perantara nurul yaqin. Secara gamblang K. H. Busyro Mustofa juga menerangkan hikmah-hikmah puasa di bulan suci Ramadhan.
Fathul Himam menyampaikan bahwa Kepala Kankemenag akan turut serta dalam kegiatan tarwih keliling karena sebagai upaya kebersamaan dalam beribadah dan melayani masyarakat di bulan Ramadhan ini. (ima)