BLORA,

Operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Online yang ada di KUA masing masing harus selalu memperbarui data pelayanan nikah yang berkembang tiap harinya sehingga perlu untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam mengelola data nikah secara online tersebut.

Demikian disampaikan oleh Pengurus FK-OSI yang juga master SIMKAH Kemenag Blora, Samsudin, S.Sos.I dalam acara Pelatihan Operator SIMKAH pegawai KUA se-Eks Kawedanan Ngawen pada sabtu (20/8) di aula KUA Ngawen.

Samsudin juga memaparkan secara detail tentang tahapan dalam pengaplikasian SIMKAH secara Online kepada pegawai dan staf  KUA di lingkungan kawedanan Ngawen, baik Ngawen, Kunduran, Japah, dan  Todanan.

Program aplikasi komputer yang berbasis windows ini menurutnnya berguna untuk mengumpulkan data data nikah semua KUA yang ada di Blora bahkan secara nasional secara online maupun offline dan data akan terkumpul dengan aman, yang nantinya bermanfaat untuk membuat berbagai analisa dan laporan sesuai berbagai keperluan pelayanan informasi dan data Bimas Islam.

“kita pengurus Forum Komunnikasi Operator SIMKAH (FK-OSI) Kabupaten terus berupaya untuk meningkatkan kekompakan dan manajemen update data SIMKAH yang ada di KUA Blora ini sebagai bagian dari pelayanan nikah” ujarnya serius.

Informasi tentang keberadaan serta kemampuan aplikasi ini (SIMKAH) sudah lama diketahui, namun belum bisa langsung diterapkan di beberapa KUA karena faktor sarana dibeberapa KUA belum memadai sehingga belum ada penyeragaman tentang pengelolaan aplikasi SIMKAH secara umum di Blora sehingga perlu kerjasama dan kekompakan para operator SIMKAH maupun Kepala KUA sebagai stakeholder yang menunjang kelancaran pengoperasian SIMKAH tersebut.

 

Samsudin juga menandaskan bahwa ke depan pihaknya berharap semua KUA di Blora terutama eks kawedanan Ngawen ini akan  menjadikan aplikasi ini sebagai satu bagian dari pelayanan nikah dan rujuk yaitu dalam pebuatan dokumen NB dan Akta Nikah. Dari hasil pengolahan tersebut, dengan aplikasi SIMKAH sangat terbantu dalam pengelolaannya dibandingkan cara manual serta hasil yang sangat memuaskan.

“FK-OSI juga akan meningkatkan pelatihan operator SIMKAH di eks Kawedanan Blora dan lainnya untuk mengupgrade wawasan tentang pengelolaan SIMKAH yang baik dan benar” tuturnya.

 

Berlandaskan semboyan ”Ikhlas Beramal” baru-baru ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora juga  memberikan fasilitas berupa 1 unit komputer ke beberapa KUA, ini bertujuan untuk pengelolaan administrasi perkantoran, dari pengadaan inilah KUA diharapkan  lebih termotivasi  dalam  pengelolaan SIMKAH serta dapat lebih meningkatkan kualitas datanya.

 

Hal senada diungkapkan oleh Kepala KUA Ngawen, Lasno yang menyampaikan bahwa setelah melihat kemudahan, keunggulan, dan kekompakan dalam pengelolaan aplikasi SIMKAH di KUA media online, pihaknya berharap melalui FK OSI akan tercipta sharing komunikasi tentang pengelolaan, pengetahuan, serta peningkatan aplikasi SIMKAH ke depan dan meningkatkan kulitas pengelolaan SIMKAH.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dalam pelatihan SIMKAH tersebut adalah lebih meningkatkan pemberdayaan sumberdaya manusia dibidang teknologi khususnya pelayanan dan pengelolaan SIMKAH  diruang-lingkup Kantor Urusan Agama terutama se-eks Kawedanan Ngawen.

 “ Semoga melalui pelatihan ini cakrawala tentang peningkatan mutu pelayanan dapat terbuka dari semua sektor di KUA eks Kawedanan Ngawen ini dan meningkat di Kementerian Agama Kabupaten Blora  serta Kantor Urusan Agama (KUA bisa menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat, baik pelayanan bersifat informasi, administrasi, serta peningkatan kinerja di lingkungan Kementerian Agama dalam pelayanan nikah” pungkasnya. (ima)

 

Skip to content