BLORA,

Dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga keagamaan di Blora baik pondok pesantren, Madrasah diniyah dan TPQ serta sebagai wahana silaturahmi dan sharing antar pengelola lembaga pendidikan keagamaan maka pada senin (14/11) di RM Jogelo Blora,  dilakukan rapat koordinasi terpadu untuk meningkatkan kualitas manajemen dan sistem pengajaran menuju lembaga keagamaan yang profesional dan mandiri.

Kasi PD Pontren Kemenag Blora, Fathul Himam, S.Ag,M.PdI menyampaikan bahw a rapat yang dihadiri sekitar 40 peserta dari pondok pesantren, madarasah diniyah, TPQ dan lembaga keagamaan tersebut membahas bagaimana upaya meningkatkan kualitas lembaga keagamaan melalui peningkatan SDM guru, manajemen sistem dan bahan pengajaran serta bagaimana upaya melakukan verifikasi dan validasi data yang baik sebagai basis perencanaan kegiatan dan penganggaran yang baik melalui sistem EMIS.

Dalam pengarahannya beliau mengatakan bahwa lembaga pendidikan selama ini belum tertib dalam hal administtrasi. Sebagai contoh apabila mendapat bantuan dari pemerintah tidak membuat Laporan Pertanggungjawaban serta sering terjadi ketidakvalidan data.

Oleh sebab itu, diharapkan lembaga keagamaan yang ada di kabupaten Blora dapat menjalankan manajemen pengelolaannya secara professional, baik kurikulum, pengajar, sarana dan prasarana lembaga pendidikan keagamaan, yang Semua hendaknya sesuai dengan standar pendidikan nasional dan peraturan yang berlaku.

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk menjadi sarana mengevaluasi kelebihan dan dapat meminimalisir kelemahan dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan menuju tertib administrasi dan tata kelola, karena selama ini lembaga pendidikan keagamaan yang ada masih belum menerapkan tertib administrasi tersebut,” ujarnya

 Sementara itu, Ketua Badko TPQ kabupaten blora, Thoha Mustofa menyampaikan peran pendataan TPQ yang baik dan akurat supaya pemberian bantuan dan perencanaan kegiatan sesuai prosedur dan tepat sasaran sehingga masing masing badko TPQ kecamatan diharapkan bisa melakukan koordinasi yang baik  di masing masing wilayahnya.

Hal senada diunngkapkan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT) Kabupaten Blora, Cuk Suwartono yang menyampaikan saat ini madin sudah melaksanakan ujian secara terpadu dan sistematis yang diharapkan nanti bisa serempak dengan penyatuan standar kurikulum dan manajemen yang baik.

Selain itu diharapkan nanti akan terbangun pusat data yang baik dengan koordinasi yang baik pada masing masing koordinator Kecamatan sebagai basis perencanaan yang baik dan akurat.

“mari kita bangun lembaga keagamaan madin yang baik dan sistem data, manajemen pengajaran, kurikulum dan SDM yang semakin baik dalam meningkatkan kualitas lembaga keagamaan yang berkualitas” paparnya.

Pengelola Emis, Ibnu Malik juga memaparkan upaya validasi dan verifkkasi data keagamaan yang penting untuk diisi oleh masing masing lembaga keagamaan karena data sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan maupun upaya perencanaan kegiatan dan penganggaran.(ima)

Skip to content