BLORA,

Kantor Kementerian Agama Blora  menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengumpulan, penyusunan dan penyajian data R-KAKL  pada senin (7/11) di aula kemenag Blora, yang diikuti oleh sekitar 30 peserta dari Lingkungan Kankemenag Blora dari pengelola kegiatan, pengelola SAI&BMN, Kasi & Penyelenggara Syariah, perencana dan Plt Kepala kankemenag Blora.

Plt kakankemenag Blora, Drs.H. Dwiyanto, M.Ag menyampaikan bahwa ketepatan dalam penyusunan RKA-KL diawali dengan konsolidasi dan sinkronisasi program dan kegiatan mengenai arah perencanaan kerja dan penganggaran, dan diharapkan seksi seksi dapat  mengumpulkan TOR, data yang valid dan akurat sebagai dasar penganggaran yang tepat.

Dwiyanto juga menyatakan bahwa bercermin pada evaluasi realisasi penyerapan anggaran tahun sebelumnya, Kementerian Agama Blora  harus mampu menunjukkan konsistensi antara perencanaan dan implementasi keuangan.

Pada penyusunan RKA-Kl 2017, sebaiknya juga memperhitungkan proyeksi pencapaian kinerja dengan perencanaan yang disusun,sehingga perencanaan anggaran benar-benar mencerminkan kemampuan dalam pengelolaan anggaran.Harapannya beliau dari hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah akan tersusun rencana program untuk penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah.

Selanjutnya Dwiyanto  menyampaikan dasar dari diadakannya kegiatan ini adalah adanya kendala dalam penyusunan RKA-KL seperti kurangnya SDM yang profesional serta kurangnya sarana dan prasarana di satker madrasah dan KUA.

Tujuan yang ingin dicapai adalah kita jadikan sebagai sarana komunikasi antar pengelola dan perencana di lingkungan Kemenag Blora  dan untuk mengatasi kendala dalam penyusunan RKA-KL. Dan pada akhirnya dapat menambah pengetahuan,wawasan, skill peserta sehingga kedepannya menjadi tenaga yang profesional dan adanya keterpaduan antara sesama seksi.

Mulai tahun 2017 ini perencanaan RKA-KL diharapkan per satker sudah dapat membuat sendiri sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan yang ada pada masing-masing satker baik kebutuhan gaji pegawai,tunjangan profesi, kebutuhan penunjang kegiatan,pembangunan, rehab dll.

Selain itu, Perencana Kemenag Blora, Imam Sofwan juga menyampaikan bahwa ada beberapa perubahan dalam penyusunan RKAKL pada tahun 2017 nanti  terkait SBM dan akun serta kebijakan pagu BOS,PIP yang berdasarkan data emis sehingga kebutuhan basis data menjadi sangat penting dalam penysuunan anggaran.

Imam juga mengingatkan kepada peserta untuk membaca dan memahami peraturan (dasar hukum) terlebih dahulu untuk bisa melaksanakan perencanaan dengan baik, sedangkan aplikasi hanya sebagai sarana. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang upaya pengumpulan, penyusunan dan penyajian data RKA-KL yang harus dipahami oleh masing-masing pejabat maupun pengelola anggaran dan staf Kankemenag Blora serta beberapa kebijakan dalam penyusunan angmgaran terbaru 2017. (ima)

                                                                                                                                       

Skip to content