Blora,
Sesuai aturan yang tertuang dalam PP No. 55 tahun 2007 yang menetapkan sekolah wajib memberikan pengajaran ilmu agama, maka guru PAI diharapkan terus berupaya meningkatkan kompetensi,kreatifitas dan profesionalisme melalui berbagai pendekatan termasuk dalam meningkatkan teknologi dalam pengajaran.
Dalam pembelajaran PAI saat ini guru dituntut untuk memiliki muatan yang dapat menunjang proses pembelajaran baik metode, kurikulum maupun media pembelajaran melalui teknologi pedidikan, media pembelajaran berupa media informasi yang menunjang pembelajaran PAI, sehingga guru harus percaya diri dalam menggunakan dan mengembangkannya.
Demikian disampaikan oleh Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Syaifuddin Zuhri, M.Si dalam acara workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAI tingkat SMK se-kabupaten Blora kemaren di SMKN 1 Blora yang dihadiri oleh sekitar 50 guru agama se-Kabupaten Blora pada 7-9 Januari 2016 di SMKN 1 Blora.
“beragam teknologi informasi saat ini bisa digunakan untuk membuat pembelajaran PAI lebih ataraktif dan menyenangkan seperti adanya media audiovisual, internet, power point, email, mailing list dan ini yang perlu dikuasai guru PAI” papar Syaifuddin serius.
“internet dan media seperti mailing list ini akan membuat proses belajar mengajar lebih menarik dan tidak menjenuhkan yang bagus dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAI, maka mari gunakan teknologi informasi dalam pendidikan agama kita” imbuhnya
Pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis IT (ICT) lebih memudahkan peningkatan kualitas guru dan siswa dalam pemahaman ilmu agama dengan nilai tambah penguasaan teknologi dan informasi yang mampu memahami masalah aktual secara luas, komprehensif, dan ilmu terapan secara efektif dan efisien.
Dukungan pun dinyatakan oleh Kabid Dikmen Dindikpora kab Blora, H. Aunur Rofiq, MPd bahwa Pendidikan Agama Islam di Blora sangat urgen sehingga akan didukung sepenuhnya oleh dindikpora melalui kerjasama yang sinergis demi kualitas siswa yang bermutu baik melalui perlombaan, pembinaan, seminar keagamaan dan program positif lainnya.
Kepala Kankemenag Blora juga berharap bahwa mengingat peranan strategis guru dalam setiap upaya peningkatan mutu, relevansi, dan efisiensi pendidikan, maka peningkatan dan pengembangan aspek kompetensi professional guru merupakan kebutuhan, karena pendidikan dan pengajaran mengalami kemajuan dalam perkembangannya selama ini, banyak bergantung kepada kepiawan guru dalam menerapkan kompetensi standar yang harus dimiliki termasuk kompetensi professional.
“adapun cara yang paling efektif meningkatkan kompetensi adalah melalui workshop pendidikan, MGMP dan aktif dalam organisasi profesi untuk berbagi keilmuan antar guru atau dengan ahli maupun ikut dalam seminar dan penelitian ilmiah melalui karya tulis”tukasnya.
Acara workshop yang dibantu oleh Dirjen PAIS Kemenag RI berjalan lancar dan mendapat respon umpan balik yang baik dari peserta, dengan narasumber dari Kanwil kemenag Jateng, pengawas kankemenag Blora, Drs. Kadi dan ketua MGMP PAI SMK Kab. Blora, Drs. Ngaliadi, M.Pd yang membahas tentang pengembangan silabus, metodologi pembelajaran, pemanfaatan media pembelajaran dan penyusunan RPP. (ima)