BLORA,
Untuk meningkatkan kualitas administrasi dan tata kelola lembaga keagamaan baik Pondok Pesantren, Madin dan TPQ Se-kabupaten Blora, seksi PD Pontren Kantor Kementerian Agama Blora menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan SPJ pada Selasa (22/9) di Aula Gedung NU Blora.
Acara dihadiri sekitar 120 peserta dari lembaga keagamaan yang ada se-Kabupaten Blora dengan menghadirkan narasumber dari Kepala kantor Kementerian Agama Blora, Kasi PD Pontren dan pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kankemenag Blora.
Kepala kankemenag Blora, Drs. H. Tri Hidayat menyampaikan bahwa lembaga keagamaan baik Pondok Pesantren, Madin dan TPQ harus memahami kaidah dan tata administrasi lembaga terutama dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban, karena kerapian administrasi dan kualitas kegiatan yang baik akan tercermin dari laporan yang baik dan akuntabel sehingga mudah dipahami oleh semua pihak.
Hal ini sangat penting, mengingat saat ini pelaporan merupakan tolak ukur pencapaian hasil dari kinerja suatu kegiatan yang menjadi bahan bagi pemeriksaan dan pengawasan dari berbagai pihak, maka pengelola lembaga keagamaan seharusnya memperhatikan kaidah yang benar dalam penyusunan Pertanggungjawaban kegiatan.
“kualitas administrasi sangat penting sehingga tolong untuk ditertibkan penyusunan SPJ supaya memudahkan pengawasan dan perbaikan ke depannya demi peningkatan mutu lembaga”paparnya serius.
Hal senada diungkapkan oleh Kasi PD Pontren, Fathul Himam, S.Ag, M.Si bahwa laporan yang dibuat harus tepat angka, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat biaya serta menggambarkan rangkaian kegiatan secara lengkap sehingga dapat diketahui dan diukur apakah kegiatan berjalan sesuai aturan dan pedoman ataupun tidak.
Kegiatan ini sangat penting, karena saat ini masih banyak lembaga keagamaan baik formal maupun non formal seperti Pesantren, Madin dan lainnya yang memerlukan bimbingan dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban(SPJ) secara baik dan benar sehingga laporan bisa akuntabel dan transparan karena akan dilaporkan dalam laporan Triwulan maupun laporan tahunan.
“kami bermaksud bimtek ini bisa meningkatkan keterampilan para petugas pembuat laporan dalam menyusun laporan, meningkatkan ketepatan waktu laporan serta keakuratan laporan kegiatan dan keuangan masing masing satker”paparnya serius.
Staf PD Pontren dengan sejumlah pengurus FKDT yang ada menyampaikan juga tentang teknik teknis penyusunan laporan (SPJ) baik kegiatan dan keuangan diikuti dengan praktek dan umpan balik antara peserta dengan narasumber (Ima)