Tag: kemenagblora

  • Sekjen Kemenag RI Launching Pemanfaatan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MTsN Blora dan Pembangunan Masjid Baitul Ulum MTsN Blora

    Sekjen Kemenag RI Launching Pemanfaatan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MTsN Blora dan Pembangunan Masjid Baitul Ulum MTsN Blora

    Blora (Kankemenag) – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., bersama Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Tengah Musta’in Ahmad, S.H., M.H., didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora M. Kafit, S.Ag., M.Pd., Rabu (28/12)  meresmikan Pemanfaatan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MTsN Blora dan Pembangunan Masjid Baitul Ulum MTsN Blora.

    Tampak hadir dalam kegiatan ini Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Kab. Blora, Bupati Blora yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blora beserta para Kasi dan Garazawa, Pengawas Madrasah dan PAI, Kepala Madrasah dan tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Prof. Nizar mengungkapkan bahwa pembangunan gedung madrasah dengan skema SBSN telah dimulai sejak tahun 2018 hingga tahun 2022. Hal ini sejalan dengan program Kemenag untuk terus dan senantiasa meningkatkan mutu pelayanan publik sesuai dengan standar dan kebutuhan masyarakat di bidang agama dan keagamaan. 

    Dengan adanya pembangunan melalui skema SBSN tersebut menurutnya dapat memberikan beberapa manfaat diantaranya dapat memberikan kemudahan layanan bidang agama dan meningkatkan akses mutu relevansi dan daya saing pendidikan.

    “Dan alhamdulillah pembangunan madrasah tahun 2022 masih terus berjalan karena pandemi jumlahnya (red-pembangunan madrasah) sedikit menurun dari tahun sebelumnya, ada sekitar 215 madrasah. Dari 215 madrasah, ada 36 madrasah di Jawa Tengah yang dibangun dengan skema SBSN diantaranya adalah MTsN Blora ini,” ucapnya.

    Prof. Nizar berharap dengan pembangunan gedung tersebut dapat bermanfaat dalam hal proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan kualitas dan prestasi madrasah. Ia juga berpesan kepada Kepala Kemenag dan Kepala MTsN Blora untuk memastikan pembangunan gedung madrasah kokoh dan bangunan berkualitas dengan nampak rapi dan indah. Selain itu, realisasi anggaran juga harus mencapai seratus persen.

    “Semoga dengan pembangunan gedung MTs yang baru ini dan dibiayai melalui skema SBSN dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih optimal dan maksimal serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Blora,” katanya.

    Ditandai dengan pemotongan pita oleh Sekjen, Kakanwil Kemenag Prov. Jateng dan Kakankemenag Kab. Blora menandakan bahwa Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MTsN Blora dan Pembangunan Masjid Baitul Ulum MTsN Blora siap dimanfaatkan dan dimulai pembangunan masjidnya pada awal tahun 2023. (nn)

  • Peduli Sesama, Kemenag Blora Gelar Aksi Donor Darah Sambut HAB Kemenag ke-77

    Peduli Sesama, Kemenag Blora Gelar Aksi Donor Darah Sambut HAB Kemenag ke-77

    Rabu (21/12) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Blora mengadakan Aksi Donor Darah yang bertempat di Kantor Kemenag Blora lantai satu.

    Kakankemenag Kabupaten Blora, M. Kafit mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian sosial sesama, peningkatan imunitas dan merupakan agenda rutin dalam memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) di Kankemenag Kabupaten Blora.

    “Donor darah itu selain membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah, juga menyehatkan tubuh kita,” ucap Kakankemenag.

    “Kegiatan donor darah ini diikuti oleh 84 pendonor baik dari ASN Kantor Kemenag, KUA dan Madrasah,” ujarnya.

    Saat mengawali Aksi Donor Darah, Kakankemenag mengucapkan terima kasih kepada PMI dan ASN yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini.

    “Kesadaran untuk kegiatan kemanusiaan berupa donor darah ini perlu terus ditumbuhkan, semoga darah kita bisa bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan dan juga kita semakin segar dan sehat dapat beraktifitas dengan baik,” harapnya.

    Sedangkan dalam kesempatan tersebut, Iffa Dila yang merupakan ASN Kankemenag Kab. Blora menyatakan bahagia setelah dapat mendonorkan darahnya.

    “Seneng mbak sudah donor, tadi sempat tidak mau keluar darahnya dari tangan kanan, akhirnya sekarang ganti diambil darahnya dari tangan kiri. Alhamdulillah bisa, mantap.” terangnya. (nn)

  • Jamu Kuat, Kerjasama antara Pengadilan Agama Blora dengan Kemenag Blora

    Blora – Bertempat di Aula KUA Kecamatan Jepon, Ketua Pengadilan Agama Kelas 1 B Blora melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Jum’at (16/12).

    Perjanjian kerjasama antara Pengadilan Agama dan Kemenag Blora merupakan sebuah upaya untuk memberikan kemudahan informasi terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Blora pada saat putusan perkaranya sudah inkrach atau Berkekuatan Hukum Tetap (BHT), bisa mengetahui kevalidan salinan putusan dan keabsahan akta cerai, serta tentang pernikahan di KUA dalam wilayah Kabupaten Blora.

    Saat memberikan sambutan, Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Blora, Supriyanto, S.Ag., M.S.I. meyatakan rasa bahagia dan terima kasih atas tercapainya perjanjian kerjasama tersebut.

    “Di era keterbukaan informasi dan birokrasi yang efisien dan efektif, kita butuh informasi yang bisa diperoleh secara cepat dan real time. Dengan kerjasama ini semoga dapat memudahkan kita dalam mengakses keabsahan data perceraian di Kabupaten Blora melalui aplikasi Jamu Kuat,” kata Supriyanto.

    Aplikasi Jamu Kuat (Kerjasama Mewujudkan Keadilan untuk Masyarakat) merupakan aplikasi milik Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang dapat diakses oleh Kementerian Agama Kabupaten Blora dan KUA tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora sebagai aplikasi untuk mendapatkan informasi keabsahan Akta Cerai, tanggal putusan perkara, rekap perkara yang telah terbit akta cerai, dan salinan putusan perceraian di Pengadilan Agama Blora.

    Sedangkan menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, M. Kafit, S.Ag., M.Pd dengan adanya perjanjian tersebut untuk menyinkronkan program Kemenag dengan Pengadilan Agama.

    “Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama ini, antara Kemenag Blora dengan Pengadilan Agama. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan kualitas layanan prima bagi masyarakat, juga mempererat silaturahmi dan komunikasi kedua belah pihak. Dengan keabsahan data perceraian maka insyallah data nikah nanti juga akan valid,” ujar Kakankemenag.

    M. Kafit mengungkapkan harapannya agar kerjasama ini dapat segera ditindaklanjuti oleh KUA tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora, sehingga masyarakat dapat mendapatkan layanan dengan baik, lebih efektif dan efisien.

    Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, H. M. Kafit, S.Ag., M.Pd dengan mitranya dari Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Blora, Supriyanto, S.Ag., M.S.I. disaksikan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Blora, H. Kholid beserta Kepala KUA se-Kabupaten Blora dan rombongan dari Pengadilan Agama Kelas I B. (nn)

  • Tanda Syukur Peringati HAB, Kemenag Blora Distribusikan ZIS

    Blora – Dalam rangka menyemarakkan HAB Kemenag ke-77, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kantor Kemenag Blora melakukan pentasarufan zakat infaq dan shadaqah (ZIS) kepada para dhuafa’ di Kabupaten Blora, Jum’at (16/12).

    Pentasarufan zis dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kemenag Blora didampingi Plt Kasubbag TU, para Kasi dan Garazawa di Gedung PLHUT Kemenag Blora lantai dua.

    Menurut Kakankemenag M. Kafit mengatakan bahwa pentasarufan ZIS ini merupakan wujud bentuk syukur dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag ke-77 tahun.

    “Semoga bermanfaat dan apa yang kami berikan janganlah dilihat dari nilainya, semoga bermanfaat dan dapat sedikit membantu.” ujar Kakankemenag

    Dalam laporannya, Siti Nur’aini selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf menyampaikan bahwa pentasarufan ZIS diserahkan kepada 900 penerima.

    “Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag ke 77 tahun ini, kami akan mendistribusikan ZIS kepada tukang becak, serta dhuafa di lingkungan KUA Kecamatan se-Kabupaten Blora.” kata Nur’aini

    Lanjut Siti Nur’aini yang akrab disapa Anik menerangkan bahwa pendistribusian ZIS dibagikan di lingkungan Kantor Kemenag Blora, ke KUA se-Kabupaten Blora serta masyarakat di sekitar tempat tinggal ASN Kemenag Blora. Selain itu, Garazawa juga memberikan tali asih kepada seluruh pegawai Non ASN Kantor Kemenag Blora. (nn)

  • Kemenag Blora Siap Dampingi Kanwil Kemenag DKI Jakarta Selama Pospenas IX

    Kemenag Blora Siap Dampingi Kanwil Kemenag DKI Jakarta Selama Pospenas IX

    Surakarta (Blora) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora dalam kegiatan Pospenas IX di Surakarta 22-26 November 2022 bertindak sebagai Liaison Officer (LO) untu Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.

    Pada hari pertama jelang Pembukaan Pekan Olahraga Santri Nasional tersebut, Kakankemenag Kabupaten Blora beserta istri didampingi Kasi PD Pontren Kemenag Blora, Immawan Eko Fakhruddin dah Humas menyambut kedatangan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) H. Misbak, M.Pd.I di Bandara Adi Sumarmo Solo.

    Pada kesempatan yang sama, tim dari Kemenag Blora juga menyambut kedatangan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemenag RI, Ibu Hj Eny Retno Yaqut.

    M. Kafit menjelaskan bahwa tugas Kemenag Blora sebagai LO Kontingen DKI Jakarta nanti, tim Kemenag Blora bertugas melakukan pelayanan penjemputan, operasional, dan pemulangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dan pelayanan kontingen pada kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional IX Tahun 2022.

    “Kami menyambut baik kesempatan ini, dengan bertugas sebagai LO kita bisa menjalin silaturahmi dengan Kanwil Kemenag DKI Jakarta dan umumnya dengan keluarga besar Kemenag RI di ajang Pospenas ini.” kata M. Kafit, Kamis (24/11)

    Sebagai informasi Pospenas IX Tahun 2022 mengusung tema “Gerak Santri Bangkit Negeri” yang memiliki arti santri harus bergerak berdiri di garda terdepan memberikan kontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing, terlebih seusai pandemi santri diharapkan mampu bangkit dan bergerak bersama berkontribusi untuk negeri.

    Ajang kompetisi nasional ini berpusat di Kota Surakarta dan akan berlangsung selama lima hari diikuti oleh 34 Provinsi se-Indonesia dan memiliki 12 cabang kompetisi. Adapun jumlah kontingen asal DKI Jakarta yang akan berlaga di Pospenas IX ini adalah 197 peserta. (nn)

  • MI Al Muslimiyah Randublatung Adakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

    Blora (18/11) – Civitas akademika MI Al Muslimiyah Randublatung mengadakan kegiatan “Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka”. Kegiatan ini bertujuan agar guru-guru MI Al Muslimiyah Randublatung memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi pemberlakuan Kurikulum Merdeka di Madrasah tahun pelajaran 2023/2024.

    Kepala MI Al Muslimiyah Randublatung Drs. Saerozi, M.Pd.I, dalam sambutannya mengatakan guru harus selalu belajar dan belajar agar tidak tertinggal oleh zaman. 

    “Guru harus selalu update ilmu pengetahuan agar dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik bisa lebih bermakna, tidak hanya pada saat pembelajaran tetapi juga bermakna dalam mengarungi kehidupan.” ujar Saerozi

    Sementara itu Drs. Wasidi selaku Ketua Yayasan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh MI Al Muslimiyah ini. 

    “Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi guru-guru tetapi juga akan bermanfaat bagi peserta didik, wali murid dan MI Al Muslimiyah itu sendiri.” kata Wasidi

    Yayasan tersebut ingin dikembangkan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan. Salah satu cara untuk mengangkat kualitas peserta didik adalah dengan mengadakan berbagai kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru walaupun dengan biaya mandiri, imbuh Wasidi dalam sambutaan pembukaan kegiatan tersebut.

    Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 18-19 November 2022 bertempat di lantai II Gedung B MI Al Muslimiyah dengan peserta sebanyak 30 orang. Adapun materi kegiatan ini adalah Konsep Pengembangan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran, Assessment Pembelajaran, Modul Ajar, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P4RA). Materi hari pertama disampaikan oleh H. Sholikin, S.Ag, sedang hari kedua disampaikan Hj. Mahsunah, S.Ag, M.Pd.I, yang merupakan Tim Pendampingan IKM Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora. (sk/nn)

  • Gelar Pembinaan MTQ Tingkat Kabupaten Blora, Kemenag Siapkan Generasi Unggul Pegiat MTQ

    Blora – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora (KanKemenag) melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) menyelenggarakan kegiatan pembinaan kepada kader MTQ tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora. Pembinaan ini berlangsung di Aula Mr. Green dan dihadiri oleh Kepala Kankemenag dan menghadirkan narasumber dari Rembang yaitu KH. Jamaluddin Aziz.

    Kasi Bimas Islam KanKemenag Kabupaten Blora, H. Kholid mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk mempersiapkan generasi atau calon peserta MTQ di tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora.

    Adapun Kepala Kankemenag Kabupaten Blora dalam sambutannya berharap agar kader tersebut dapat menjadi yang terbaik dan dapat melahirkan generasi MTQ yang berprestasi.

    “Semoga dengan kegiatan ini, qori-qoriah di Kabupaten Blora dapat bertambah wawasannya, terus termotivasi dalam memelihara Al-Qur’an maupun mengembangkan tilawah.” kata M.Kafit

    Kegiatan yang diprakarsai oleh Seksi Bimas Islam Kankemenag Blora diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan kader MTQ tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora.

    “Saya bangga kepada semua peserta yang hadir karena merupakan orang-orang pilihan. Oleh karena itu, saya berharap pertemuan untuk latihan seperti ini bisa terus dilakukan.” ujarnya

    Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 16 November 2022 tersebut tidak hanya memberikan Pembinaan dari Kepala Kankemenag Kabupaten Blora tetapi juga diberikan pelatihan, evaluasi dan pembekalan oleh pelatih MTQ yang sangat berkompeten yaitu KH. Jamaluddin Aziz. (nn).

  • Selamat Mengemban Amanah! Suharyanto, S.Pd Gantikan Wijiyanto sebagai Kepala MI Al Mustawa Randublatung yang Baru

    Selamat Mengemban Amanah! Suharyanto, S.Pd Gantikan Wijiyanto sebagai Kepala MI Al Mustawa Randublatung yang Baru

    Blora – Kasi Pendidikan Madrasah H. Mustaqim, S.Pd.I, didampingi Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Abdul Munip, S.Pd.I. dan Pengawas Madrasah Tsanawiyah H. Sholikin, S.Ag. menghadiri Pelantikan Kepala MI Al Mustawa Randublatung, bertempat di lantai 3 Pondok Pesantren Bumi Sholawat Randublatung, Rabu (17/11).

    Suharyanto, S.Pd, dilantik oleh K. Mujayin selaku Ketua Yayasan menggantikan Wijiyanto. Ia akan memimpin MI Al Mustawa dengan masa jabatan lima tahun. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Komite Madrasah, Guru MI, Kepala MTs, guru MTs dan tokoh masyarakat.

    Dalam sambutannya K. Mujayin menyampaikan bahwa yayasan yang dikelola meliputi pondok pesantren, RA, MI, MTs dan SKM. Pelantikan Kepala MI ini sebagai momen bangkitnya MI Al Mustawa dalam menghadapi persaingan dengan lembaga lain.

    K. Mujayin juga meminta Kepala Madrasah yang baru dilantik menjadikan Mars Madrasah inspirasi dalam mengelola madrasah sebab nilai filosofi dari Mars Madrasah tersebut sangat luar biasa. 

    Lebih lanjut K. Mujayin meminta kepada Kantor Kementerian Agama dan Pengawas Madrasah untuk memberikan bimbingan sepenuhnya kepada Kepala Madrasah yang baru.

    Dalam kesempatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah menyampaikan bahwa dasar pengangkatan guru madrasah, pengangkatan Kepala Madrasah ini adalah PMA Nomor 58 Tahun 2017, PMA Nomor 24 tahun 2018, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3932 tahun 2021. 

    “Guru yang diangkat oleh Yayasan harus mendapatkan rekomendasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama, begitu juga Kepala Madrasah, bahkan untuk Kepala Madrasah harus melalui tes wawancara yang dilakukan oleh Pengawas Madrasah dan Kasi Pendidikan Madrasah.” terang H. Mustaqim

    Kasi Pendidikan Madrasah juga berpesan agar Kepala Madrasah yang baru menata niat. Niatnya harus baik, bekerjanya harus baik, laporannya harus baik sehingga menghasilkan output yang baik pula. Ucapan sumpah yang diucapkan dalam pelantikan akan dipertanggungjawabkan di dunia dan di akhirat. 

    “Kepala Madrasah harus selalu berkoordinasi dengan yayasan, komite madrasah, pengawas madrasah dan Kantor Kementerian Agama. Kepala Madrasah harus selalu update informasi dari berbagai lini. Kepala Madrasah harus sering ngopi (ngobrol pendidikan) dengan berbagai unsur tersebut. Yang lebih penting Kepala Madrasah harus mampu menjadikan madrasah idola masyarakat, menjadikan madrasah sebagai “bengkel adab”. Adab peserta didik, wali murid, guru dan semua unsur madrasah harus benar-benar menjadi perhatian kita semua.” imbuhnya. (sk/nn)

  • Tim PKKM Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Blora Adakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah

    Blora – Tim PKKM Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora mengadakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah 4 tahunan di MTs. Salafiyah II Randublatung. Kegiatan bertujuan untuk menilai kinerja Kepala MTs. Salafiyah II Randublatung Santosa, S.Pd. selama 4 tahun berjalan, Rabu (16/11).

    Hadir dalam acara tersebut Kasi Pendidikan Madrasah, Seksi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, Ketua Yayasan, Kepala Madrasah beserta Guru dan Tenaga Kependidikan MTs. Salafiyah II Randublatung.

    “Kegiatan PKKM ini dilakukan untuk menilai usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas managerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi guru dan tenaga kependidikan serta hasil kinerja kepala madrasah selama 4 tahun. PKKM akan menjadi tolok ukur keberhasilan civitas madrasah dalam menjalankan tugas-tugasnya.” kata H. Sholikin, S.Ag Pengawas Sekolah Madya pada Madrasah Tsanawiyah wilayah binaan 5.

    Lanjutnya, PKKM ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari 6 unsur yaitu Kasi Pendidikan Madrasah, Seksi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, imbuhnya.

    Dalam sambutan pembinaan Kasi Pendidikan Madrasah H. Mustaqim, S.Pd.I, menyampaikan bahwa PKKM 4 tahunan disamping sebagai bahan Yayasan untuk mengangkat kembali atau memberhentikan Kepala Madrasah juga sebagai bahan pemetaan madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora.

    “Kegiatan ini dilakukan sudah sesuai regulasi yang berlaku, PKKM ini dilakukan berdasarkan, PMA Nomor 58 Tahun 2017, PMA Nomor 24 tahun 2018, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3932 tahun 2021.” ujar Mustaqim

    Kasi Pendidikan Madrasah berharap hasil PKKM ini tidak menjadi beban madrasah tetapi menjadi bahan evaluasi diri madrasah untuk membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang lebih visioner sesuai kebutuhan masyarakat sekaligus bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas madrasah. (sk/nn)

  • Jadi Narasumber, Kakankemenag Tekankan Moderasi Beragama Menjadi Pondasi Bagi Kerukunan Umat Beragama

    Jadi Narasumber, Kakankemenag Tekankan Moderasi Beragama Menjadi Pondasi Bagi Kerukunan Umat Beragama

    Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, H. M. Kafit, S.Ag.,M.Pd menjadi narasumber dalam kegiatan Sarasehan Gerakan Pemuda Lintas Agama (Gema FKUB) yang diselenggarakan oleh Badan kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blora.

    Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag menyampaikan materi tentang Beragama Secara Moderat.

    Mengawali pemaparannya, M.Kafit menyebutkan bahwa Moderasi Beragama merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yang digulirkan sejak tahun 2021. Selain itu program prioritas lainnya yaitu pencanangan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi, hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah mengimplementasikan moderasi beragama berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024.

    “Moderasi beragama menjadi pondasi bagi kerukunan umat beragama. Beragama hendaklah kita lakukan secara moderat atau seimbang, sehingga tidak menjadi orang yang radikal juga bukan liberal”. kata M.Kafit

    Lebih lanjutnya ia menambahkan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum dan mentaati konstitusi sebagai kesepakatan bersama.

    “Dengan beragama secara moderat nanti diharapkan bisa tercipta kerukunan umat beragama. Tidak hanya antar agama tapi juga intern agama tersebut.” ucapnya

    Ia juga menambahkan bahwa ada tiga tantangan besar yang dihadapi oleh umat beragama di Indonesia diantaranya adalah

    1. Berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), serta mengesampingkan martabat kemanusiaan.

    2. Berkembangnya klaim kebenaran subyektif serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik.

    3. Berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI.

    Oleh karena itu, dengan tantangan tersebut M. Kafit berpesan bahwa Moderasi Beragama sangat penting untuk diterapkan dan perlu disampaikan dengan baik. 

    Terakhir, ia menekankan bahwa tidak dibenarkannya sikap kekerasan baik verbal maupun non verbal, membenturkan budaya dan tradisi, agama dan budaya serta agama dan negara. Hal demikian perlu dibalut dengan adanya komitmen kebangsaan dan sikap toleransi sehingga dapat menciptakan situasi nyaman, harmoni, rukun dan Rahmatan lil ‘Alamin.

    Kegiatan sarasehan yang dilaksanakan pada Senin (14/11) bertempat di Resto D’Joglo tersebut turut menghadirkan narasumber Kakankemenag Kabupaten Blora M. Kafit, Ketua FKUB Kab. Blora H. Ishad Shofawi dan Sakijan, M. Aliudin SH, Aditya Candra Yogaswara dari anggota DPRD Kabupaten Blora. Adapun peserta dari kegiatan ini adalah anggota FKUB, Generasi Muda (Gema) FKUB. (nn)

Skip to content