Tag: kemenagblora

  • Tingkatkan Sinergitas, Kakankemenag Minta Kepala KUA Review PMA Nomor 34 Tahun 2016

    Blora – Dalam rangka untuk meningkatkan kinerja, pelayanan dan bimbingan masyarakat Islam Seksi Bimas Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi Kepanghuluan, Kamis (4/5) bertempat di KUA Kecamatan Blora I.

    Dalam kesempatan ini, M. Fatah selaku Kepala Kankemenag Kabupaten Blora memberikan pembinaan kepada Kepala KUA yang hadir dalam pertemuan tersebut.

    “Setiap unsur pada KUA harus saling bersinergi dalam melaksanakan tugas dan fungsi, saling koordinasi, saling integrasi,” ujar M.Fatah

    Menurutnya, KUA sebagai pelaksana teknis kebijakan Kementerian Agama RI diharapkan mampu menjalankan tugas dan fungsi KUA sebagaiamana yang tercantum dalam PMA Nomor 34 Tahun 2016.

    “Saya mengingatkan kembali tugas-tugas KUA sesuai dengan PMA Nomor 34 Tahun 2016 jangan sampai ada yang lemah. Termasuk penyimpanan arsip perlu diatur yang rapi,” kata Kakankemenag

    Terkait manajemen KUA lanjut M. Fatah, Kepala KUA perlu membagi tugas, menggerakkan, mengarahkan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas KUA dengan semua staf yang ada di KUA baik ASN maupun Non-ASN.

    Kegiatan rapat koordinasi kepenghuluan ini dihadiri oleh Kakankemenag H.M. Fatah, Kasi Bimas Islam H.Kholid beserta staf Bimas dan Kepala KUA se-Kabupaten Blora. Setelah kegiatan pembinaan oleh Kakankemenag, kegiatan dilanjutkan menyimak Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Kemenag RI tentang Rapat Koordinasi Akselerasi Program Prioritas Kementerian Agama. (nn)

  • Kakankemenag Blora Saksikan Tandatangani Kontrak Pembangunan Gedung SBSN MIN Blora

    Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora M. Fatah menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan kontrak Pembangunan Gedung SBSN Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blora dengan Penyedia Jasa Konstruksi Fisik CV Rafi Putra dari Blora dan Jasa Konsultan Pengawas CV Cahaya Kejora Kreasindo Blora, Jumat (28/4).

    Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag M. Fatah berharap dengan terlaksananya kontrak maka akan terjadi ikatan antara kedua belah pihak dalam sebuah pekerjaan yang harus mentaati segala regulasi untuk mewujudkan pelaksanaan pengerjaan proyek yang taat aturan.

    “Kami harap pengerjaan gedung ini dikerjakan secara profesional, sesuai dengan volume , aturan-aturan yang berlaku. Sehingga nantinya akan mewujudkan bangunan yang tepat guna sehingga nanti ruang kelas bisa terbangun dengan baik sehingga hasil akhirnya menjamin kelancaran pembelajaran di MIN,” harap Kakankemenag.

    Kakankemenag selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menambahkan, antara konsultan perencana dan penyedia jasa konstruksi fisik, konsultan pengawas, pejabat pembuat komitmen harus komunikatif, terbuka dan responsif untuk mendukung kelancaran pembangunan gedung.

    “Maka sekali lagi saya tekankan dari pejabat pembuat komitmen, pelaksana dan konsultan pengawas punya komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan proyek ini dengan baik sampai dengan selesai kontrak kerja,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut Kepala MIN Blora Umi Khoirunisyaatin meminta kepada tim pembangunan gedung untuk dapat memberikan sumbangsih terbaiknya dalam pengerjaan pembangunan gedung MIN Blora.

    “Kami mengimbau kepada semua pihak terkait untuk dapat memberikan sumbangsih terbaiknya dalam pengerjaan pembangunan ini agar dapat terselesaikan dengan baik, sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dalam kontrak kerja,” ujarnya.

    Pembangunan gedung MIN Blora atau lebih dikenal dengan MIN Plosorejo ini bersumber dari dana SBSN dengan target pengerjaan 150 hari kalender. (nn)

  • Rapat Koordinasi dan Mutual Check Awal (MC-0) Rehab Gedung Kantor Kemenag Blora

    Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora beserta tim Rehab Gedung Kemenag melakukan rapat koordinasi dan mutual check awal (MC-0) pada pekerjaan Rehab Gedung Kemenag Blora.

    Tampak hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora M. Fatah, Perencana, Pengelola Barang dan Jasa, Bendahara, Petugas BMN, Humas, Panitia Pengadaan Rehab Gedung, PPK dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Konsultan Perencana.

    Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Kabupaten Blora M. Fatah mengatakan bahwa rapat koordinasi rehab gedung Kankemenag Kabupaten Blora tahun 2023 dan MC-0 merupakan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dari perencana, penyedia jasa konstruksi fisik CV Tirto Bumi Sakti Kudus dan konsultan pengawas CV Baramundi Ratu Samudera.

    Mutual check awal atau biasa yang disebut MC-0 merupakan kegiatan penghitungan kembali volume item pekerjaan dan disesuaikan antara gambar rencana dengan kondisi lapangan. Sehingga mendapatkan volume actual sesuai dengan kondisi real pekerjaan. Hasil daripada perhitungan tersebut, baik ada kelebihan atau kekurangan volume akan dituangkan dalam sebuah laporan kerja yang dinamakan laporan Mutual Check Awal (MC-0).

    Penghitungan MC-0 suatu pekerjaan menjadi salah satu kelengkapan yang wajib dibuat dan dilaksanakan karena ini akan berpengaruh terhadap pekerjaan yang nantinya akan dilaksanankan apakah mengalami perubahan, volume bertambah atau berkurang dan ataukah tetap.

    Tujuan pelaksanaan MC-0 ini adalah untuk menghitung ulang seluruh komponen pekerjaan agar didapatkan volume pekerjaan yang real serta actual sehingga potensi kekurangan volume atau kelebihan volume dapat dihindarkan.

    “saya berharap pekerjaan ini dari semua sisi bisa dikerjakan secara tertib, rinci, cermat, profesional, baik dari segi administrasi perencana, pelaksana kontruksi, pengawasan dan bendahara semua saya minta dapat bersinergi. Sehingga hasilnya secara de facto maupun de jure bangunannya nanti jadi dan bagus serta tepat guna,” ujar M. Fatah.

    Kegiatan Rakor Rapat Koordinasi dan Mutual Check Awal (MC-0) Rehab Gedung Kantor Kemenag Blora ini dilaksanakan di Gedung PLHUT Kemenag Blora lantai 2, Jumat (29/4). (nn)

  • Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora Kembali Tasarufkan ZIS

    Blora – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora kembali tasarufkan zakat ASN Kemenag Blora kepada fakir miskin di lingkungan Kankemenag Kabupaten Blora, tenaga honorer dan Panti Asuhan Yatim Piatu.

    “Perlu kami sampaikan bahwa pentasarufan zakat infaq dan sodakoh UPZ Kemenag Blora ini kami salurkan kepada fakir miskin melalui 17 KUA se-Kabupaten Blora sebanyak 500 paket sembako,” terang Siti Nur’aini selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Blora.

    Selain itu, UPZ Kemenag Blora juga memberikan tali asih kepada penjaga KUA, petugas kebersihan, honorer di lingkungan Kantor Kemenag Blora dan santunan kepada Panti Asuhan Yatim Piatu.

    “Kemarin juga telah kami serahkan bantuan kepada anak yatim melalui Panti Asuhan Yatim Piatu di tanggal 11 April 2023 ada di PAY Safinatun Najah dan Darul Hadlonah dan selebihnya perwakilan kami datangkan di kantor pada hari ini sehingga apabila secara keseluruhan penerima santunan yatim piatu sebanyak 92 anak,” kata Siti Nur’aini

    Kepala Kankemenag, M. Fatah didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Juwarmi Fatah, Kasubbag TU, Kasi dan Garazawa pada saat penyerahan bantuan berharap semoga pentasyarufan zakat ASN Kemenag Kabupaten Blora ini dapat bermanfaat.

    “Kami mengucapkan terima kasih,
    oleh sebab itu saya dan seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora mengucapkan terima kasih atas kedatangan adik-adik dan keluarga pendamping ini dengan kata lain ingin berbagi meskipun tidak terlalu banyak yang bisa kita bagikan semoga bisa bermanfaat dan bisa diterima dengan baik,” ucap M. Fatah.

    Dalam kesempatan tersebut Kakankemenag juga menyampaikan zakat yang terkumpul di UPZ Kankemenag Kabupaten Blora merupakan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Kankemenag Blora, untuk itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Kankemenag kabupaten Blora yang telah berpartisipasi dalam menyalurkan zakat melalui UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora.

    “Kami berharap semoga apa yang dilakukan oleh UPZ Kankemenag Kabupaten Blora dapat bermanfaat bagi para mustahik terutama bagi keluarga besar Kemenag Blora,” tutur Kakankemenag. (nn)

  • Bupati Blora Berikan Perhatian kepada Penyuluh Agama islam se-Kabupaten Blora

    Blora – “Mewakili seluruh jajaran Penyuluh Agama Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Bupati dan Baznas atas kebijakannya telah memberikan perhatian kepada penyuluh agama,” ujar M. Fatah saat memberikan sambutan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (17/04).

    Lanjutnya,Penyuluh Agama islam (PAI) siap berkoordinasi menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi maupun penyambung lidah masyarakat baik dalam hal kebijakan Kementerian Agama RI,program prioritas negara maupun program prioritas pemerintah Kabupaten Blora.

    “Kemudian ada prioritas penting Kabupaten Blora yaitu stunting penyuluh harus paham dan ikut menanggulangi. Kami jajaran penyuluh agama islam yang tersebar di 17 KUA siap mengawal dan sesarengan mbangun Blora,” kata Kakankemenag

    Dengan mengambil momen Lebaran 2023, Pemkab Blora membagikan santunan kepada penyuluh agama, relawan DPUPR, sekaligus memberi bantuan pengobatan kepada pasien kurang mampu yang tengah dirawat di RSUD dr. Soetijono Blora.

    Sementara itu, Ketua Baznas Blora, H. Achmad Sutaat mengatakan, bahwa program memberikan santunan dan bantuan tesebut merupakan realisasi asas manfaat zakat yang dikelola oleh Baznas.

    Kepada relawan Dinas PUPR dan penyuluh agama, Bupati Arief mengucapkan terimakasih atas dedikasinya selama ini untuk Blora.

    “Terimakasih atas dedikasinya panjenengan semua untuk kabupaten Blora. Semoga bermanfaat untuk masyarakat Blora secara umum dan dicatat sebagai amal baik oleh Tuhan,” lanjut Bupati.

    Di kesempatan itu, kepada para relawan Dinas PUPR maupun penyuluh agama Kemenag, Bupati Arief menyatakan dirinya dengan terbuka akan menerima segala saran, masukan maupun kritik. “Saya minta jangan sungkan untuk memberikan kami masukan, saran ataupun kritikan. Karena saya yakin itu semua untuk kebaikan kita bersama,” ungkapnya.

    Santunan berupa beberapa kebutuhan pokok ini diterima langsung oleh 138 Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kabupaten Blora. (nn)

  • Kemenag Blora Gelar Rapat Koordinasi Satuan Kerja Secara Daring

    Blora – Serapan anggaran merupakan pencapaian kinerja Kementerian Agama dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Untuk memonitoring serapan anggaran ini, diadakan rapat kerja evaluasi serapan anggaran bulanan yang sudah dimulai sejak awal tahun 2023.

    Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, M. Fatah memimpin rapat koordinasi kinerja antar satker secara daring melalui aplikasi Zoom, Senin (10/4).

    Kegiatan rapat ini diikuti oleh Kasubbag TU, para Kasi dan Garazawa, Kepala Madrasah, Kepala KUA se-Kabupaten Blora, Pengawas PAI dan Madrasah, Ketua Pokjaluh, Perencana, Kepegawaian dan Bendahara pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora.

    Kakankemenag mengawali rapat dengan meminta kepada semua pihak yang berkaitan dalam pengelolaan anggaran agar dapat membangun pola kerja yang teratur, rapi dan cekatan.

    “Karena evaluasi anggaran setiap bulan itu penting, evaluasi dan solusi atas masalah pelaksanaan anggaran, utamanya adalah penanggung jawab anggaran perencana dan bendahara bagaimana supaya menata betul secara sistematis sehingga rencana penarikan dana masing-masing seksi setiap bulan benar-benar rapi, revisi dan sebagainya harus cekatan,” ujar M. Fatah

    Dalam rapat ini, masing-masing satuan kerja menyampaikan pencapaian serapan anggaran masing-masing dan program kerja yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

    Dari semua paparan, serapan anggaran keseluruhan masih di bawah 50 persen. Masing-masing satuan kerja menyampaikan banyaknya kegiatan yang akan diadakan pada bulan Mei 2023 sehingga pada bulan Juli ditargetkan serapan anggaran mencapai 70 persen. (nn)

  • Gelar Kampanye Mandatory Halal, Kemenag Blora Jaring 92 Pelaku Usaha

    Blora – Sebagai upaya percepatan program sertifikasi halal gratis (Sehati) untuk satu juta sertifikat bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), hari ini Kantor Kementerian Agama turut menggelar Kampanye Mandatory Halal yang dilaksanakan di dua titik lokasi yaitu Pasar Jepon dan Pasar Sido Makmur.

    Kegiatan kampanye mandatory halal ini dibuka langsung oleh Kakankemenag Kabupaten Blora, M. Kafit didampingi para Kasi dan Garazawa serta Kepala KUA wilayah setempat.

    Kakankemenag saat membuka kegiatan juga menyampaikan pesan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumus tentang Kampanye Mandatory Halal.

    “Menyambut Ramadhan 1444 hijriyah, saya juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk mendaftarkan sertifikasi halal produk makanan, minuman, jasa sembelihan dan hasil sembelihan, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman, sebelum 17 Oktober 2024. Jika sampai 17 Oktober 2024 belum bersertifikat halal, maka dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kakankemenag.

    Sementara itu Mohammad Toha Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blora hadir memberikan dukungan atas pelaksanaan Mandatory Halal di Kabupaten Blora.

    “Kami dari bagian Kesra Kabupaten Blora sangat mendukung program sertifikat halal Kemenag yang saat ini disosialisasikan ke masyarakat. Dan kami juga berharap bahwa masyarakat bisa menyambut ini dengan antusias untuk mengurus sertifikat halal karena sertifikat halal ini akan menjadi jaminan produk-produk yang dihasilkan adalah halal,” ujar Toha

    Lanjutnya, ia mengatakan bahwa sertifikat halal nantinya akan menjadi jaminan kepada konsumen bahwa apa yang dibeli dan dimakan termasuk barang-barang yang halal.”Untuk itu sertifikat halal bukan hanya sekedar sertifikat. Tapi bisa jadi meningkatkan penjualan dari produk-produk yg dihasilkan terutama untuk UMKM di Kabupaten Blora,” tegasnya.

    Menurut keterangan Siti Nur’aini selaku Ketua Satgas Halal Kabupaten Blora hasil sosialisasi dalam Kampanye Mandatory Halal telah menjaring 92 pelaku UMK.

    “Alhamdulillah, kampanye hari ini di Pasar Jepon dan Pasar Sido Makmur Blora meningkatkan semangat para pelaku UMK untuk mendaftarkan produk mereka memiliki sertifikat halal. Ada 92 pelaku usaha yang sudah mendaftar ke kami,” terang Anik. (nn)

  • Kemenag Blora Siap Lakukan Kampanye Mandatory Halal Besok Pagi

    Blora (17/03) – Kampanye Mandatory Halal akan dilaksanakan serentak pada Sabtu 18 Maret 2023 di 1000 titik lokasi keramaian di seluruh Indonesia.

    Dalam kesempatan ini Penyelenggara Zakat dan Wakaf pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora telah menetapkan dua titik lokasi kampanye. Untuk Kabupaten Blora, kampanye mandatory halal akan dilaksankan di Pasar Jepon dan Pasar Induk Sido Makmur.

    Kasubbag TU Mustaqim saat membuka kegiatan rapat persiapan Mandatory Halal Selasa (14/03) menyampaikan dukungan Kakankemenag dan berbagai pihak dari Kabupaten Blora dalam salah satu program prioritas Kemenag yaitu Program Sertifikasi Halal.

    Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa 17 Oktober 2024, semua produk makanan dan minuman, jasa penyembelihan dan hasil sembelihan, serta bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman, harus sudah bersertifikat halal.

    “BPJPH atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama mengaungkan Sertifikasi Halal dimana seseuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014 bahwa semua produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal,” kata Kasubbag.

    Oleh karenanya, melalui Kampanye Mandatory Sertifikasi Halal 2024 agar Program Sehati dapat tersosialisasikan dengan baik, percepatan sertifikasi halal segera terwujud maka ia meminta dukungan dan kekompakan para Penyuluh dan Satgas Halal Kabupaten Blora memaksimalkan Kampanye Mandatory Halal yang akan diselenggarakan besok Sabtu, 18 Maret 2023.

    Dalam kesempatan tersebut, Siti Nur’aini selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf sekaligus Ketua Tim Satgas Halal Kabupaten Blora menerangkan bahwa kegiatan Kampanye Mandatory Halal akan dilaksanakan serentak se-Indonesia.

    “Kegiatan besok dilakukan serentak se-Indonesia untuk Kabupaten Blora sendiri akan dilaksanakan di dua titik yaitu di Pasar Jepon dan Pasar Induk Sido Makmur Blora,”. terang ketua tim satgas yang biasa disapa Anik.

    Lanjutnya, kegiatan Mandatory Halal akan dilaksanakan pukul 9 pagi sampai waktu dzuhur.

    “Kami mengajak tim satgas halal ada Pendamping PPH, serta mengajak jajaran pejabat di Kantor Kemenag Blora Bapak Ibu Kasi untuk turut mensukseskan program prioritas Kementerian Agama ini,” imbuhnya.

    Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memberikan kemudahan dalam pendaftaran sertifikasi halal dengan memberikan dua mekanisme, yaitu sertifikasi halal self-declare dan sertifikasi halal reguler. Sertifikasi halal melalui mekanisme self-declare diperuntukan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil yang proses produk halalnya dilakukan secara sederhana dan tidak dikenakan biaya dalam proses sertifikasinya (gratis). (nn)

  • Merdeka Belajar, MTs PSM Randublatung Perkuat Literasi Digital bersama UIN Walisongo dan Telkomsel

    Blora – MTs Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Randublatung mengadakan pelatihan literasi digital pada (27/2). Kepala sekolah MTs PSM Randublatung, Rohmadi,M.Pd. menyampaikan bahwa di era digital, pelatihan literasi media sangat diperlukan.

    “Di era saat ini pelatihan literasi media ini menjadi hal yang penting karena perkembangan teknologi yang pesat dan menjadi kebutuhan primer. Selain itu proses dan kegiatan bisa lebih cepat, mudah dan efisien. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatannya dan ini bagian dan penerapan merdeka belajar di Sekolah. Siswa siswi jadi lebih memahami lagi tentang Literasi Digital dan Moderasi Beragama,” kata Rohmadi.

    Pelatihan Literasi Digital yang diikuti oleh 200 siswa dan siswi MTs PSM ini merupakan bagian dari Merdeka Belajar di MTs PSM dan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif dari UIN Walisongo Semarang dengan Telkomsel Jateng DIY.

    “Kegiatan ini bagian dari Merdeka Belajar agar pembelajaran tidak hanya terbatas dikelas namun mendatangkan praktisi dari luar. Literasi digital yang sudah diterapkan adalah pemanfaatan media sosial dan website untuk proses belajar mengajar salam pandemi dan membantu sekolah untuk menyampaiakan prestasi siswa dan siswi baik akademik dan non akademik,” lanjutnya.

    Sejalan dengan hal tersebut Wildan Adi Nugraha Corporate Communications Telkomsel Jateng DIY menyampaikan bahwa dengan internet siswa-siswi bisa belajar dengan mudah dan harus cerdas dalam berinternet.

    “Internet seperti halnya mata pisau, bisa berdampak positif maupun negatif tergantung dari penggunanya. Sisi positifnya mudahkan kita berkomunikasi dan berbagi informasi dengan siapapun, sisi negatifnya saat ini mulai timbul kejahatan internet seperti cyberbullying, penipuan, penyebaran berita hoax dll. Untuk itu kita harus cerdas dalam berinternet,” katanya.

    Untuk mewujudkan internet yang BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif) menurutnya, ada beberapa prinsip cerdas berinternet yang bisa digunakan acuan diantaranya keep playing or stop, click or close, think berfore posting , wise while online, saring before sharing.

    “Program Internet Baik merupakan Corporate Social Responsibility Telkomsel untuk mendorong dan membangun ekosistem digital secara positif, konstruktif dan bernilai tambah,” terang Wildan.

    Dilanjutkan oleh pemateri kedua, Alifa Nur Fitri M.I.Kom.,AMIPR Dosen Public Relations UIN Walisongo Semarang sekaligus Ketua YPI PSM Blora memaparkan tentang Moderasi Beragama Penting dalam Kehidupan Keberagamaan di Indonesia.

    “Moderasi beragama menurut Kementerian Agama adalah cara pandang,sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa,” ucapnya.

    Ia berharap siswa-siswi MTs PSM Randublatung memiliki sikap sesuai dengan empat indikator dalam moderasi beragama yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan penerimaan terhadap tradisi lokal.

    Untuk lebih memahami moderasi beragama, Alifa mengajak siswa-siswi di Aula MTs PSM tersebut untuk menonton Film “ULEM” karya Mahasiswa UIN Walisongo yaitu Bahtiar, Zainudin dan Pepih yang mendapatkan juara 3 Lomba PESONA PTKN 2022.

    Sebagai informasi, MTs PSM Randublatung sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran UIN Walisongo. Salah satu hasilnya adalah MTs PSM memiliki kesadaran pentingnya media dan moderasi beragama. Saat ini MTs PSM Randublatung sudah dikelola dengan baik oleh tim media yang terdiri dari guru dan siswa dan mengkomunikasikan capaian prestasi MTs PSM Randublatung seperti siswa berprestasi di Pekan Olah Raga Pelajar di Tingkat Kabubaten Blora, Siswa Berprestai di Olimpiade Sains dan Bahasa dan berbagai kegiatan sekolah. (psm/nn)

  • Kakankemenag Buka Kegiatan Pelatihan Mandiri Kurikulum Merdeka di Wilayah Binaan 5

    Blora – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora buka kegiatan Pelatihan Mandiri Kurikulum Merdeka Madrasah Tsanawiyah Wilayah Binaan V yang bertempat di MTs PSM Randublatung, Rabu (23/02).

    Dalam kesempatan tersebut Solikin Pengawas Madrasah, dalam sambutannya, ia mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan secara mandiri bekerjasama dengan sebelas MTs di wilayah Randublatung dan Kradenan.

    Lanjutnya, sesi pelatihan tersebut diawali dengan pembahasan struktur kurikulum madrasah dan dilanjutkan diskusi kelompok berdasarkan mata pelajaran.

    Kakankemenag M.Kafit saat membuka acara tersebut mengimbau guru untuk terus adaptif terhadap perubahan kurikulum.

    “Dengan adanya kurikulum yang terus berkembang, guru harus adaptif. Dengan prinsip keteladanan, guru memberi motivasi dan dapat membentuk kreativitas pada peserta didik. Tidak sembarang namun dengan rambu-rambu,” kata M. Kafit

    M. Kafit berharap di akhir semester 2022/2023 madrasah sudah ada yang berhasil menerapkan kurikulum merdeka.

    Dalam implementasi kurikulum merdeka ada beberpa konsep yang harus diperhatikan, lanjut Kakankemenag, diantaranya penyederhanaan kurikulum, memberi ruang kreasi dan fleksibilitas dalam merumuskan bahan ajar.

    Melalui Berkreasi dengan kemandirian madrasah, Kakankemenag yakin madrasah bisa berhasil menerapkan kurikulum merdeka. (humas)

Skip to content